SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Prezi Pada Mata Pelajaran Mengoperasikan Aplikasi Presentasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran Di SMK Negeri 2 Kediri)

Riska Nadya Pratiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

Media presentasi adalah segala alat atau perangkat yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar. Penggunaan media presentasi yang inovatif sangat dibutuhkan agar siswa dapat menangkap pesan yang disanpaikan pengajar dengan baik. Salah satunya menggunakan media presentasi Prezi, dimana pengguna dapat menumpahkan daya kreatifitasnya dalam mendesain setiap slide presentasinya.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Prezi pada mata pelajaran mengoperasikan aplikasi presentasi pada siswa kelas XI APK 1 di SMK Negeri 2 Kediri. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran Prezi dengan siswa yang tidak menggunakan media pembelajaran Prezi.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan prosedur penelitian dan pengembangan (R&D). Rancangan penelitian dan pengembangan, meliputi 8 tahap yaitu: (1) Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Desain, (5) Revisi Desain, (6) Uji Coba Produk, (7) Revisi Produk, (8) Uji Coba Pemakaian.

Penelitian ini menggunakan kuisioner untuk memperoleh hasil yang valid dalam pengembangan media. Kuisioner diberikan kepada ahli media, ahli materi dan uji kelompok kecil. Validasi ahli materi dilakukan oleh guru SMK Negeri 2 Kediri dan hasil validasi sebesar 98,07% termasuk dalam kategori sangat valid.Validasi media dilakukan oleh dosen Jurusan Manajemen Universitas Negeri Malang dan hasil validasi sebesar 100% termasuk dalam kategori sangat valid. Uji coba kelompok kecil dilakukan oleh enam siswa dan hasil validasi sebesar 96,06% termasuk ke dalam kategori sangat valid.

 

Hasil uji t-test menunjukkan nilai signifikansinya sebesar 0,00 sehingga Ho ditolak, yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dimana nilai sebelum menggunakan media dan post test sebesar 64,71 dan 96,90 sedangkan nilai sebelum menggunakan media dan post test kelas kontrol sebesar 65,84 dan 79,55. Ditinjau dari skor efektifitasnya kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 31,92 dan kelas kontrol sebesar 13,71 sehingga dapat dikatakan bahwa media pembelajaran termasuk dalam kriteria “tinggi” yang berarti “efektif” untuk digunakan, serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa.