SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Kearsipan(Studi Pada Kompetensi Dasar Sistem Kearsipan Kelas X Adm 1 SMK PGRI Turen)

Habibatul Choiriyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Choiriyah, Habibatul. 2017. Penerapan Model Pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mata Pelajaran Kearsipan(Studi Pada Kompetensi Dasar Sistem Kearsipan Kelas X Adm 1 SMK PGRI Turen). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering), Hasil Belajar, Keaktifan Siswa.

Hasil dari observasi yang dilakukan di sekolah SMK PGRI Turen pada mata pelajaran Kearsipan kelas X ADM 1 diketahui bahwa dalam proses pembelajaran masih jarang menerapkan model pembelajaran yang bervariasi sehingga keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran masih kurang, siswa cenderung hanya mencatat, mendengarkan, dan berbicara sendiri dengan temannya. Penyampaian materi dengan metode yang sama atau kurang bervariasi dapat menyebabkan siswa merasa bosan dan tidak dapat mengoptimalkan kemampuan siswa dalam pembelajaran, sehingga rata-rata hasil belajar siswa masih banyak yang di bawah KKM. Melihat permasalahan yang terjadi maka peneliti memiliki cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang bervariasi yaitu model pembelajaran REACT.Model pembelajaran REACT sendiri memiliki lima sintak yang terdiri dari Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transfering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi model pembelajaran REACT pada mata pelajaran Kearsipan siswa kelas X ADM 1 SMK PGRI Turen. (2) Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran REACT pada mata pelajaran Kearsipan siswa kelas X ADM 1 SMK PGRI Turen. (3) Keaktifan siswa setelah penerapan model pembelajaran REACT pada mata pelajaran Kearsipan siswa kelas X ADM 1 SMK PGRI Turen.

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X ADM 1 SMK PGRI Turen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, tes, dan catatan lapangan. Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.

Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran REACT meningkatkan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa. Hasil belajar siswa ranah kognitif mengalami peningkatan pada ketuntasan belajar klasikal dari 80,6% menjadi 100% dengan kriteria sangat baik. Untuk hasil belajar ranah psikomotorik siswa mengalami peningkatan dari yang awalnya tidak terdapat siswa yang tuntas menjadi tuntas 100% pada siklus II dengan kriteria baik. Keaktifan siswa pada siklus I memiliki rata-rata 78 dan meningkat menjadi 87,1 pada siklus II dengan kriteria baik.

 

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran REACT dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas X ADM 1 SMK PGRI Turen pada mata pelajaran Kearsipan dengan materi sistem kearsipan.Saran yang diberikan peneliti yaitudianjurkan untuk meningkatkan intensitas penggunaan model pembelajaran yang bervariasi, salah satunya dapat menerapkan model pembelajaran REACT untuk karakter materi yang membutuhkan praktik langsung dan peran aktif siswa dalam pembelajaran. Selain itusaran bagi peneliti selanjutnya,model pembelajaran yang sudah diterapkan oleh peneliti dapat digunakan sebagai informasi untuk menggunakan penelitian sejenis dalam lingkup yang lebih luas pada materi lainnya yang sesuai atau dapat pula mengkolaborasikan model pembelajaran REACT dengan model/metode pembelajaran lainnya misalnya metode demonstrasi.