SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA PELAJARAN ADMINISTRASI SARANA PRASARANA BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA (Studi Pada Siswa Kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang)

Putri Desi Lestari

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestari, P. D. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Administrasi Sarana Prasarana Berbasis Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Siswa Kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Gatot Isnani, M.Si, (2) Drs. H. Mohammad Arief, M.Si.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, Modul, Guided Inquiry, Hasil Belajar

Bahan ajar menjadi suatu kebutuhan atau komponen utama bagi guru dan siswa. Dengan adanya bahan ajar dalam proses pembelajaran, diharapkan mampu memberikan pemahaman dan penguasaan kompetensi secara utuh kepada siswa dan juga dapat membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran.  Bahan ajar harus disusun sesuai dengan kurikulum dan karakter siswa agar dapat mencapai hasil yang telah ditentukan. Salah satu bahan ajar yang dapat digunakan yaitu bahan ajar cetak berupa modul. Dalam proses pembelajaran, guru juga harus menentukan model pembelajaran yang tepat selain penerapan modul. Ada berbagai model pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran, salah satunya model pembelajaran guided inquiry. Model pembelajaran guided inquiry merupakan salah satu model yang dapat mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Pengembangan bahan ajar berupa modul ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan modul Administrasi Sarana Prasarana berbasis guided inquiry pada kompetensi dasar Mengidentifikasi Definisi dan Ruang Lingkup Sarana dan Prasarana Kantor, dan Menentukan Fungsi Manajemen Sarana dan Prasarana, (2) Mengetahui kelayakan modul yang telah dihasilkan melalui hasil validasi dan uji coba modul, (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan modul dengan siswa yang tidak menggunakan modul Administrasi Sarana Prasarana berbasis guided inquiry.

Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan Borg & Gall dengan langkah-langkah yang telah dimodifikasi sebagai berikut (1) Penelitian dan pengumpulan data, (2) Perencanaan, (3) Pengembangan draf produk, (4) Uji coba awal, (5) Revisi hasil uji coba awal, (6) Uji coba lapangan, (7) Penyempurnaan produk akhir, dan (8) Diseminasi dan implementasi. Validasi modul dilakukan oleh 2 orang ahli modul, 2 orang ahli materi, dan 6 orang siswa. Jenis data dari penelitian dan pengembangan ini adalah data kualititaif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari masukan dari validator ahli dan validator siswa terhadap modul. Data kuantitatif diperoleh dari perhitungan skor pada kuesioner validasi ahli dan kuesioner validasi siswa, hasil analisis butir soal, dan hasil posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah kuesioner validasi, tes tertulis, dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data validasi untuk mengetahui kelayakan modul, analisis butir soal untuk mengetahui butir soal yang baik yang akan digunakan posttest, dan independent sample ttest dengan taraf 5% untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Hasil kelayakan modul dari ahli modul sebesar 93,33% yang menunjukkan bahwa modul sangat valid, dari ahli materi sebesar 91,25% yang menunjukkan bahwa modul sangat valid, dan dari siswa sebesar 85,33% yang menunjukkan bahwa modul sangat valid. Hasil belajar siswa diperoleh dari rata-rata nilai posttest, kelas eksperimen memperoleh rata-rata 83,75 dan kelas kontrol memperoleh rata-rata 76,45. Analisis selanjutnya yaitu analisis uji t yang menunjukkan bahwa nilai> (2,374 > 1,669) dengan probabilitas