SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Berbasis Microsoft Office Publisher 2013 Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan (Studi Pada Siswa Kelas X Di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen)

Lina Rio Choriyati

Abstrak


Pengembangan Modul Berbasis Microsoft Office Publisher 2013 Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan

(Studi Pada Siswa Kelas X Di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen)

 

Lina Rio Choriyati,Prof. Dr. H. Heri Pratikto, M.Si, Dr. Sopiah, M.Pd, M.M

Universitas Negeri Malang

Email: linarioch@gmail.com

 

ABSTRAK: Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul berbasis Microsoft Office Publisher 2013. Modul ini memiliki dua bentuk yang pertama berupa buku dan yang kedua berbasis multimedia. Metode penelitian mengadopsi dari Borg & Gall. Subject penelitian adalah siswa kelas X di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.Spesifikasi dari modul pembelajaran berbasis microsoft office publisher 2013 ini adalah (1) kedua modul dilengkapi dengan buku panduan penggunaan modul, (2) penyusunan modul menggunakan prinsip-prinsip penyusunan modul dari Daryanto, (3) Pembuatan modul simple dan tidak memerlukan keahlian khusus. Keunggulan dari modul pembelajaran yaitu, (1) sudah tersedianya template/border dengan berbagai macam varian desain yang siap digunakan; (2) hasil jadi bisa disimpan dengan berbagai macam format dan bisa juga secara online; (3) tersedianya fitur yang mendukung sehingga hasilnya lebih bagus dan menarik; (4) susunan materi yang sistematis; (5) gambar yang mendukung dan sesuai dengan materi; (6) contoh yang disajikan sesuai dengan kondisi lapangan yang ada. Kelemahan dari modul ini yaitu pada aplikasi microsoft office publisher 2013 gambar tidak bisa diconvert, oleh karena itu gambar di masukan satu persatu sehingga hasilnya lebih baik.

Kata kunci: Pengembangan modul, Berbasis microsoft office publisher


2013, Kewirausahaan.


Menurut Undang Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Pendidikan tidak hanya berlangsung di lembaga pendidikan saja tetapi bisa di semua tempat seperti lingkungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sekolah adalah lembaga penting yang bergerak di bidang pendidikan, salah satu jenis sekolah yang dikembangkan saat ini untuk memperbaiki dan mengembangkan pendidikan di Indonesia adalah sekolah menengah kejuruan (SMK). Proses kegiatan mengajar di dalam maupun diluar kelas sangatlah penting dimana beberapa fasilitas dan bahan ajar yang mendukung akan sangat membantu dalam mempermudah pemahaman siswa akan materi yang sedang dipelajari. Modul merupakan bagian yang penting dalam suatu kegiatan pembelajaran, dimana modul adalah salah satu bahan ajar yang bisa digunakan mandiri maupun dengan bantuan guru.Menurut Daryanto (2012:9) berpendapat bahwa modul merupakan  salah satu bentuk bahan ajar yang dikemas secara utuh dan sistematis, didalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu peserta didik menguasai tujuan belajar yang spesifik.Microsoft Office Publisher 2013 adalah salah satu aplikasi software dari microsoft office yang dirancang untuk tujuan pencetakan praktis yang biasanya digunakan untuk mengolah kata dan bisa juga digunakan dalam desain publising.

Pembuatan modul dengan aplikasi Microsoft Office Publisher 2013 bertujuan untuk mempermudah proses pembuatan modul dan proses penggunaannya. Dalam proses pembuatannyamodul bisa di desain semenarik mungkin sedangkan dalam proses penggunaannya modul bisa digunakan dengan komputer maupun secara cetak. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan modul pembelajaran berbasis Microsoft Office Publisher 2013  yang layak dan dapat digunakan oleh siswa, dimana hasil dari modul ini nantinya akan memiliki dua bentuk yaitu cetak dan elektronik (menggunakan komputer) disertai dengan manual book untuk penggunaan modul secara elektronik (menggunakan komputer).

Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah 5 Kepanjen adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang terhitung masih baru di Kabupaten Malang. Sekolah ini bertempat di Jl. Effendi no. 49 B Kepanjen Malang. Karena kelas yang masih terbatas proses pembelajaran dilakukan secara bergantian antara siswa kelas satu dan siswa kelas dua yaitu pagia dan siang hari.

Setelah melakukan wawancara awal dengan guru mata pelajaran Kewirausahaan diketahui bahwa proses kegiatan pembelajaran dikelas tidak menggunakan modul sebagai bahan ajar, tetapi menggunakan handout, dimana handout ini hanya berisi materi saja tanpa ada evaluasi. Modul pembelajaran kewirausahaan ini nantinya akan berisi materi, contoh dan evaluasi yang disusun secara sistematis, sesuai kurikulum, silabus dan kondisi lapangan.

Microsoft Publisher merupakan bagian dari suatu software desain grafis yang tergabung dalam microsoft office dan biasanya digunakan untuk mengolah kata dan bisa juga digunakan dalam Desain Publishing. Modul yang dikembangkan menggunakan Microsoft Office Publisher 2013  akan menghasilkan modul dalam bentuk media cetak dan media elektronik sehingga siswa tidak mempunyai keterbatasan dalam menggunakan modul.

Penelitian pengembangan ini dilakukan juga oleh Anita (2015), Wening (2010), Indaryanti (2008), Fetri (2005), Ali (2010) dan Ninik Sudarwati (2013). Dalam penelitian Anita (2015) menunjukkan bahwa modul berbasis product oriented ini layak digunakan sebagai media pembelajaran prakarya dan kewirausahaan materi pengolahan untuk meningkatkan kemampuan memahami bagi peserta didik SMK. Sedangkan penelitian Wening (2010) menunjukkan bahwa modul kewirausahaan untuk siswa dan panduan pembelajaran kewirausahaan untuk guru kelas satu dan kelas dua SMK telah siap dipakai, karena memenuhi unsur efektif, efisien, layak, individualized dan applicable.Penelitian yang dilakukan oleh indaryanti (2008) bahwa hasil evaluasi dari ahli matematika pendidikan matematika dan praktisi pendidikan matematika modul yang dihasilkandalam pengembangan ini, isi modul sudah sesuai dengan tuntutan kurikulum, sudah sesuai dengan rancangan pembelajaran individual dan dapat digunakan oleh siswa kelas XI SMAN 1 Palembangini berarti modul sudah valid.  Penelitian oleh Fetri (2005) bahwa produk detelah divalidasi oleh ahli materi dan ahli modul adalah layak digunakan. Hasil belajar siswa setelah menggunakan modul ini mengalami kenaikan. Penelitian oleh Ali (2010) Pembelajaran menggunakan modul lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa daripada pembelajaran tradisional. Penelitian oleh Ninik Sudarwati (2013) Hasil analisis uji coba perorangan sebesar 71% menyatakan modul efektif, artinya modul sudah layak untuk dijadikan bahan belajar kewirausahaan; b) hasil analisis uji coba kelompok kecil sebesar 79% modul sangat efektif, artinya modul sudah layak pakai untuk warga belajar kelompok kecil, c) hasil analisis uji coba lapangan terbatas menyatakan sebesar 74% modul efektif, artinya modul layak pakai untuk kelompok luas.

 

METODE

            Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah Research and Development (R & D) dari Borg and Gall (1989) yang dimodifikasi dengan kebutuhan penelitian. Dimana penelitian pengembangan merupakan penelitian yang berorientasi untuk membuat produk baru, mengembangkan produk yang sudah ada, dan memvalidasi produk-produk yang digunakan pendidikan. Model pengembangan hasil modifikasi yang akan digunakan dalam penelitian ini terdiri atas enam tahap yang akan dijelaskan sebagai berikut: (1) Analisi Kebutuhan, (2) Pengembangan produk, (3) Uji Validasi Produk, (4) Revisi produk, (5) Uji pengguna terbatas, (6) Produk akhir.

Pada tahap analisis kebutuhan, hasil yang ditemukan diperoleh dari hasil wawancara mengenai bahan ajar yang dipergunakan pada saat proses belajar mengajar mata pelajaran kewirausahaan. Salah satu masalah yang timbul adalah Guru tidak menggunakan modul dalam proses belajar mengajar. Selanjutnya adalah proses pengembangan produk, pada tahapan ini peneliti memberikan masukan tentang jenis produk yang akan digunakan untuk mengatasi kebutuhan guru dan siswa pada mata pelajaran kewirausahaan.Peneliti membuat  modul kewirausahaan dengan bantuan aplikasi micrososft office publisher 2013, dimana modul yang dihasilkan nantinya ada dua bentuk yaitu elektronik dan cetak. Setelah proses pengembangan modul selesai berlanjut ketahap selanjutnya yaitu uji validasi. Uji validasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan/kevalidan dari modul yang dikembangkan. Uji validasi ahli penulisan modul dilakukan oleh Prof. Dr. Sudarmiatin, M.Si dan ahli materi oleh Malikah, S.Pd. . Setelah produk di validasi oleh ahli penulisan modul dan ahli materi, langkah selanjutnya adalah uji pengguna terbatas, dimana produk di uji pada usher yaitu siswa kelas X untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan produk. Siswa yang menjadi uji pengguna terbatas akan mengisi angket tentang kelayakan dan kemenarikan modul sebagai sumber belajar. Hasil dari validasi ahli penulisan modul, ahli materi dan uji pengguna terbatas digunakan sebagai acuan untuk melakukan revisi pada produk dengan tujuan produk layak digunakan. Setelah revisi produk dilakukan dan hasil nya sudah dinyatakan layak maka produk siap untuk di cetak maupun dalam bentuk elektronik.

Data yang diperoleh dari hasil validasi produk pengembangan modul ini berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dapat digunakan untuk perbaikan atau penyempurnaan hasil pengembangan produk penelitian. Data kualitatif diperoleh dari kritik dan saran yang diberikan validator ahli penulisan modul dan validator ahli materi. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari perhitungan skor pada lembar vallidasi yang diberikan oleh validator dan lembar angket yang diberikan oleh uji pengguna terbatas.

Penelitian pengembangan dilakukan pada siswa kelas X di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Penelitian ini untuk menguji kelayakan modul yang dikembangkan. Kelayakan diketahui melalui uji validasi produk oleh satu orang ahli penulisan modul, satu orang ahli materi dan uji pengguna terbatas oleh siswa kelas X. Istrument pengumpulan data menggunakan lembar wawancara, angket penilaian uji coba terbatas, lembar validasi ahli materi dan ahli penulisan modul. Analisis yang digunakan adalah deskriptif.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Hasil

            Modul pembelajaran ini mempunyai dua bentuk yaitu berupa buku dan berbasis multimedia. Spesifikasi dari modul pembelajaran berbasis microsoft office publisher 2013 ini adalah (1) kedua modul dilengkapi dengan buku panduan penggunaan modul, (2) penyusunan modul menggunakan prinsip-prinsip penyusunan modul dari Daryanto, (3) Pembuatan modul simple dan tidak memerlukan keahlian khusus. Keunggulan dari modul pembelajaran yaitu, (1) sudah tersedianya template/border dengan berbagai macam varian desain yang siap digunakan; (2) hasil jadi bisa disimpan dengan berbagai macam format dan bisa juga secara online; (3) tersedianya fitur yang mendukung sehingga hasilnya lebih bagus dan menarik; (4) susunan materi yang sistematis; (5) gambar yang mendukung dan sesuai dengan materi; (6) contoh yang disajikan sesuai dengan kondisi lapangan yang ada. Kelemahan dari modul ini yaitu pada aplikasi microsoft office publisher 2013 gambar tidak bisa diconvert, oleh karena itu gambar di masukan satu persatu sehingga hasilnya lebih baik.

Setelah pengembangan modul selesai dilakukan maka tahap selanjutnya adalah uji validasi oleh ahli materi, ahli modul dan uji pengguna terbatas. Hasil validasi ahli materi untuk Modul Kewirausahaan Berbasis Microsoft Office Publisher 2013 ini terbagi menjadi dua jenis data yaitu data kuantitatif dan data kualitataif. Data kuantitatif diperoleh dari skor  angket penilaian oleh ahli materi. Data kualitatif diperoleh dari komentar dan saran yang diberikan oleh para ahli. Data kuantitatif oleh ahli penulisan modul disajikan pada Tabel 1.


Tabel 1 Data Hasil Validasi Ahli Penulisan Modul

No.

Keterangan

Skor

Presentase

Kriteria

∑ X

∑Xi

%

1

Kelayakan Tampilan Cover

26

32

81,25

Valid/Layakdigunakan

2

Kelayakan Isi

130

144

90,27

Valid/Layakdigunakan

3

Kelayakan Tampilan Dalam

23

28

82,14

Valid/Layakdigunakan

Total Perolehan

179

204

87,74

Valid/Layakdigunakan

 

 

Keterangan:

∑X = Total skor yang diperoleh

∑Xi = Total skor maksimal

           


Berdasarkan hasil data angket validasi ahli penulisan modul yang dipaparkan pada Tabel 1 diperoleh total persentase validasi sebesar 87,74% di mana jumlah tersebut menunjukkan  pengembangan modul berbasis microsoft office publisher 2013 memiliki kriteria valid/layak digunakan. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari komentar dan saran yang diberikan oleh ahli penulisan modul dapat dilihat pada Tabel 2.



Tabel 2 Komentar dan Saran yang diberikan oleh Ahli Penulisan Modul

No.

Komentar dan Saran

1

Sudah cukup bagus, hanya komponen evaluasi sebaiknya melibatkan 3 ranah afektif, kognitif dan psikomotor.

           


Berdasarkan saran yang diberikan oleh ahli penulisan modul peneliti melakukan beberapa perbaikan atau revisi agar modul jauh lebih baik dari sebelumnya.

            Hasil data kuantitatif dari validasi ahli materi untuk pengembangan modul dapat dilihat pada Tabel 3.



Tabel 3 Hasil Validasi Ahli Materi

No.

Keterangan

Skor

Presentase

Kriteria

∑ X

∑Xi

%

1

Aspek Kelayakan Pembelajaran

15

20

75

Valid/Layakdigunakan

2

Aspek Kelayakan Materi

67

80