SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan, dan Arus Kas Operasi terhadap Harga Saham pada Sektor Industri Barang Konsumsi yang Listing di BEI tahun 2012-2014

Sutria - Kumalasari

Abstrak


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi dari kebijakan dividen, ukuran perusahaan dan arus kas operasi pada sektor industri barang konsumsi  yang listing di BEI tahun 2012-2014. Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji pengaruh kebijakan dividen, ukuran perusahaan dan arus kas operasi terhadap harga saham sektor industri barang konsumsi.

Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanasi untuk menguji hipotesis yang telah disusun. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 39 perusahaan sektor indsutri barang konsumsi yang yang terdaftar di BEI tahun 2012-2014 dengan teknik sampel purposive sampling. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi kebijakan dividen lebih kecil daripada alfa dan koefisien variabel kebijakan dividen bernilai positif. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap harga saham diterima. Untuk variabel ukuran perusahaan menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil daripada alfa dan koefisien variabel ukuran perusahaan bernilai positif. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap harga saham diterima. Sedangkan untuk variabel arus kas operasi menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih besar daripada alfa dan koefisien variabel arus kas operasi bernilai negatif. Hipotesis penelitian menyatakan arus kas operasi berpengaruh positif terhadap harga saham. Dengan demikian hipotesis peneliti ditolak. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel arus kas operasi tidak berpengaruh terhadap harga saham.

Nilai koefisien R square sebesar 0,496. Hal ini berarti variabel independen (kebijakan dividen, ukuran perusahaan dan arus kas operasi) hanya dapat menjelaskan sebesar 49,6% variabel dependen yaitu harga saham, sedangkan50,4% sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian selanjutnya dapat menambah proksi divident yield sebagai alat ukur untuk variabel kebijakan dividen.