SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK (Studi Pada Peserta didik kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK PGRI 2 Malang)

Novita Wulandari

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulandari, Novita. 2017. Pengembangan Modul Administrasi Kepegawaian Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik (Studi Pada Peserta didik Kelas XI Program Studi Administrasi Perkantoran di SMK PGRI 2 Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing Drs. H. Mohammad Arief, M.Si

 

Kata kunci: modul, problem based learning, administrasi kepegawaian, hasil belajar

 

Sesuai dengan kurikulum 2013 yang bercirikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran serta menciptakan kondisi belajar yang aktif guna untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Maka modul yang mampu memenuhi criteria tersebut adalah modul berbasis Problem Based Learning dimana dalam modul ini akan disajikan latihan-latihan soal berupa studi kasus. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan modul Administrasi Kepegawaian berbasis Problem Based Learning kelas XI program keahlian APK pada kompetensi dasar mengemukakan daftar urut kepangkatan, mengemukakan peraturan cuti, mengemukakan peraturan perawatan, tunjangan cacad dan uang duka; (2) Untuk mengetahui kelayakan modul yang telah dikembangkan melalui hasil validasi ahli modul dan ahli materi; (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode 4D yang terdiri dari empat tahapan yakni define, design, develop, dandesseminate.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yakni data yang diperoleh dari hasil dari kritik dan saran yang diberikan oleh validator yakni ahli modul, ahli materi dan 6 peserta didik sebagai subjek uji kelompok kecil. Sedangkan data kuantitatif adalah hasil penilaian dari ahli modul, ahli materi, dan 6 subjek uji coba kelompok kecil, kemudian hasil observasi aktivitas belajar siswa serta hasil belajar dari 32 subjek kelas control dan 36 subjek kelas eksperien. Hasil dari validasi yang dilakukan modul dikatakan layak dan valid denganperolehannilaisebesar 96,6% dariahlimodul, 90,85% dariahlimateridan 83,45% dari user atau peserta didik. Penelitian dan pengembangan modul, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan perolehan hasil rata-rata nilai post test pada kelas eksperimen sebesar 91,93. Hasil tersebut lebih tinggi dari perolehan rata-rata nilaipost test pada kelas kontrol yakni 79,21dengan selisih 12,71. Dari perolehan perbedaan nilai rata-rata pada kelas eksperimen dan kelas control tersebut maka modul yang dikembangkan efektif digunakan dalam proses pembelajaran guna untuk meninggkatkan hasil belajar peserta didik.



 

ABSTRACT

 

Wulandari, Novita. 2017. The Development of Employment Administration Module Based on Problem Based Learning to Enchancing Learners Learning Outcome (Study of Learners in 11th Grade Study Program of Office Administration SMK PGRI 2 Malang). Sarjana’s.Department of Management, Faculty of Economic, UniversitaNegeri Malang.Advisors: Drs. H. Mohammad Arief, M.Si

 

Keywords: module, problem based learning, employment administration, learning outcome

 

According to the Curriculum 2013 which characterized by student centered learning, it is also to create active learning condition in order to improve critical thinking ability. Thus, module which able to improve learner critical thinking ability is module based Problem Based Learning where in this module there will be exercises of case study.This research and development aims to: (1) Produce Employment Administration module based Problem Based Learning for 11thGrade Study Program of Office Administration towards basic competency of stating successive list of occupation, stating leave regulation, stating health treatment regulation, stating disable allowance, and bereavement pay; (2) Know feasibility of developed module through validation result of module expert and material expert; (3) Know the difference of learner learning outcome in the experimental class and control class. This research and development used 4D method which consists of four stages: define, design, develop, and disseminate.

Data that used in this research was quantitative data and qualitative data. Qualitative data was obtained from criticism and suggestion that given by valuators: module expert, material expert, and 6 learners  as subject of small group test. While, quantitative data was obtained from assessment result by module expert, material expert, and 6 learners as subject of small group test as well as observation result of student learning activity and learning outcome from 42 subjects in the control class and 36 subjects in the experimental class.Validation result towards this module stated as feasible and valid with the score of 96.6% from module expert, 90.85% from material expert, and 83.45% from users or learners. This research and development proved to be able improving learner learning outcome with the average post-test score in the experimental class was 91.93 which higher than the average post-test score in the control class of 79.21, it resulted the difference of 12.71. From the difference of average post-test score in the experimental class and control class above, then the developed module was effective to be used in the learning process in order to improve learner learning outcome.