SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback dan TSTS (Two Stay Two Stray) Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Administrasi Perkantoran

Linda Herlina

Abstrak


ABSTRAK

 

ABSTRAK Herlina, Linda, 2017. Penerapan Model Pembelajaran Carousel Feedback danTSTS (Two Stay Two Stray) untuk Meningkatkan Keaktifan dan HasilBelajar Siswa Pada Mata Pelajaran Administrasi Keuangan (Studi Pada Siswa Kelas XII ADM SMK PGRI Turen). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed, M.Si.

 

Kata Kunci : Model Carousel Feedback, Model TSTS (Two Stay Two Stray), Keaktifan,

Hasil Belajar Era globalisasi yang semakin berkembang seakan tidak dapat dihindari menuntut masyarakat dunia untuk terlibat di dalamnya. Kualitas dan mutu pendidikan merupakan suatu hal yang sedang dikembangkan oleh pemerintah. Penelitian ini dilakukan karena terdapat beberapa kendala, yaitu: (1) Guru masih menggunakan metode ceramah; (2) Interaksi antara siswa dan guru kurang; (3) Kemampuan siswa untuk mengungkapkan pendapat masih kurang; (4) Guru kesulitan meningkatkan keaktifan siswa; (5) Hasil belajar siswa masih banyak di bawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) Implementasi model pembelajaran Carousel Feedback pada mata pelajaran Administrasi Keuangan; (2) Implementasi model pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray) pada mata pelajaran Administrasi Keuangan; (3) Keaktifan siswa setelah penerapan model pembelajaran Carousel Feedback dan TSTS; (4) Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Carousel Feedback dan TSTS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII ADM SMK PGRI Turen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, tes, dan catatan lapangan. Prosedur penelitian tindakan kelas ini menggunakan dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari dua pertemuan, dan tiap pertemuan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penerapan model pembelajaran Carousel Feedback dan TSTS dapat diterapkan dengan baik dan mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 93,75% dan siklus II sebesar 100%. Keaktifan siswa setelah penerapan model pembelajaran

Carousel Feedback dan TSTS mengalami peningkatan dari 57% di siklus I dan 86% di siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ketuntasan klasikal sebesar 87% dan siklus II sebesar 100%. Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh simpulan penelitian bahwa penerapan model pembelajaran Carousel Feedback dan TSTS terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.