SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Merger dan Akuisisi Pada Perusahaan yang Listing di BEI Tahun 2010-2014

Retno Tri Wulandari

Abstrak


ABSTRAK

Wulandari, Retno Tri,. 2016. Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelumdan Sesudah Merger dan Akui sisi Pada Perusahaan yang Listing Di BEI Periode 2010-2014.Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Fadia Zen, S.E., M.M ,(II)Ruly Wiliandri, SE, MM,

Kata Kunci: kinerja keuangan, merger, akuisisi

Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu: QR (quick ratio), DER (debt to equity ratio), DAR (debt to asset ratio), ROA (return on asset), ROE (return on equity), TATO (total asset turnover), PER (price earning ratio). Merger merupakan bentuk penggabungan usaha dua perusahaan atau lebih sehingga akan memperkuat posisi perusahaan. Sedangkan akuisisi yaitu bentuk pengambilalihan sebagian atau seluruh saham perusahaan, sehingga perusahaan yang melakukan akuisisi mempunyai hak untuk mengontrol perusahaan yang diakuisisi.Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah perusahaan yang melakukan merger dengan sebelum dan sesudah perusahaan yang melakukan akuisisi di BEI tahun 2010-2014.

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi di BEI pada tahun 2010-2014. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yang mana terdapat 30 perusahaan yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, normalitas data dan uji Paired Sampel T-Test.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, diperoleh empat kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, Kondisi kinerja keuangan sebelum dan sesudah merger pada variabel yaitu QR (Quick Ratio), DER (Debt to Equity Ratio), ROE (Return On Equity) mengalami kenaikan sedangkan pada variabel DAR (Debt to Assets Ratio), ROA (Return On Assets),  TATO (Total Assets Turnover), dan PER (Price Earning Ratio) mengalami penurunan pada perusahaan yang listing di BEI pada tahun 2010-2014. Kedua, kondisi kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi pada variabel yaitu QR (Quick Ratio), DER (Debt to Equity Ratio), DAR (Debt to Assets Ratio) mengalami kenaikan, sedangkan variabel ROA (Return On Assets), ROE (Return On Equity)TATO (Total Assets Turnover), dan PER (Price Earning Ratio) pada perusahaan yang listing di BEI pada tahun 2010-2014. Ketiga, tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah merger pada variabel yaitu QR (Quick Ratio), DER (Debt to Equity Ratio), DAR (Debt to Assets Ratio), ROA (Return On Assets), ROE (Return On Equity), TATO (Total Assets Turnover), dan PER (Price Earning Ratio) pada perusahaan yang listing di BEI pada tahun 2010-2014.Keempat, tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah akuisisi pada variabel yaitu QR (Quick Ratio), DER (Debt to Equity Ratio), DAR (Debt to Assets Ratio), ROA (Return On Assets), ROE (Return On Equity), TATO (Total Assets Turnover), dan PER (Price Earning Ratio) pada perusahaan yang listing di BEI pada tahun 2010-2014.