SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Kolaborasi Mind Mapping dengan Group Investigation Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa (Studi pada Siswa Kelas X Kimia Analisis SMK Negeri 7 Malang pada Mata Pelajaran Kewirausahaan).

Dimas Chandra Lukita

Abstrak


Dalam era globalisasi dan teknologi saat ini, pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran (komputer) mampu meningkatkan mutu pendidikan. Salahsatu model pembelajaran yang telah terbukti mampu mengoptimalkan hasil belajar adalah model peta konsep atau disebut mind mapping oleh karena itu model ini dikolaborasikan dengan model Group Investigation. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X Kimia Analisis yang berjumlah 26 siswa pada mata pelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 7 Malang. Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan alokasi waktu untuk masing-masing pertemuan adalah 2 x 45 menit. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket dan tes. Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode penelitian kualitatif yang dikarenakan untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar siswa pada penerapan model kolaborasi Mind Mapping dan Group Investigation. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan dengan menggunakan model kolaborasi Mind Mapping dan Group Investigation untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa, dilakukan dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut: (1) Mempelajari konsep suatu materi pelajaran, (2) Menganalisa ide-ide pokok secara berkelompok, (3) Membuat atau menyusun peta konsep mengunakan media Lembar Kegiatan Siswa (LKS), dan (4) Presentasi kelompok didepan kelas. Berdasarkan hasil analisis angket motivasi belajar, rata-rata nilai tes siklus dan wawancara ada peningkatan hasil belajar setelah diterapkan  model kolaborasi Mind Mapping dan Group Investigation. Hal ini ditunjukkan dengan: (1) Data hasil angket motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 66,2% menjadi 82,2%. (2) Rata-rata hasil tes siklus mengalami peningkatan, rata-rata pada siklus I yaitu 63% meningkat menjadi 86% pada siklus II. (4) Dari hasil wawancara dengan observer diperoleh keterangan bahwa secara umum siswa termotivasi dalam belajar. Berdasarkan data hasil observasi berupa catatan lapangan, data hasil angket motivasi, rata-rata hasil tes siklus, dan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat sehingga berpengaruh pada meningkatnya hasil belajar setelah penerapan model kolaborasi Mind Mapping dan Group Investigation.