SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2006

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Penerapan Pendekatan CTL dalam Pembelajaran Mata Diklat Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Ardjuna 1 Malang

Ira Trisnawati

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Trisnawati, Ira. 2006. Efektivitas Penerapan Pendekatan CTL dalam Pembelajaran Mata Diklat Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Ardjuna 1 Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi Pendidikan Admininstrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Gatot Isnani, M.Si., (2) Drs. Sarbini.

 

Kata Kunci: pendekatan CTL, pendekatan konvensional, prestasi belajar siswa

 

Pendidikan merupakan suatu hal mutlak yang harus dipenuhi dalam upaya meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia, karena pendidikan adalah wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia merupakan salah satu program pembangunan nasional. Berbagai strategi untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia telah lama dilakukan. Termasuk salah satu upaya tersebut adalah diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Tetapi pada kenyataannya sekarang ini, kondisi yang diharapkan di atas masih belum terwujud. Masih banyak guru yang belum memenuhi tuntutan KBK. Guru masih menggunakan strategi pembelajaran yang kurang tepat sehingga out put yang dihasilkan kurang berkualitas.  Pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi menyebabkan apa yang dipelajari siswa kurang bermakna . CTL merupakan salah satu model pembalajaran berbasis kompetensi yang dapat digunakan untuk mengefektifkan dan menyukseskan implementasi Kurikulum 2004. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan metode pembelajaran CTL dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran pada mata diklat Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas di SMK Ardjuna 1 Malang.

Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari pembelajaran dengan pendekatan CTL (X1) dan pembelajaran dengan pendekatan konvensional (X2), sedangkan variabel terikatnya adalah prestasi belajar siswa (Y). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian  control-group pre-tes and post-test design. Subyek penelitian ini berjumlah 73 siswa dengan perincian 36 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 37 siswa sebagai kelompok kontrol. Skala yang digunakan adalah skala Likert dengan 5 (lima) opsi pilihan jawaban. Untuk menguji kelayakan tes digunakan uji validitas, reliabilitas dan uji tingkat kesukaran tes. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan tes. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis statistik uji-t dengan menggunakan bantuan program SPSS Versi 12.00.

            Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) guru sudah  memasukan 7 komponen CTL dalam pembelajaran mata diklat Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas, (2) pembelajaran dengan pendekatan CTL yang dilakukan oleh peneliti berdasarkan hasil observasi termasuk kategori A, (3) respon siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan CTL sangat positif (4) hasil uji-t diperoleh t hitung = 6,125 sedangkan  t tabel dengan taraf signifikasi 5%.  t = 0,000 serta df sebesar 66 diperoleh t tabel 1, 691  sehingga t hitung > t tabel maka Ho ditolak. Berdasarkan keterangan tersebut, dapat diketahui bahwa kedua skor rata-rata yang diperoleh yaitu nilai pos-tes kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang signifikan.

            Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran CTL di SMK Ardjuna 1 sudah dilakukan dengan baik, (2) pembelajaran CTL yang dilakukan oleh guru mampu diterapkan dengan baik, (3) berdasarkan respon siswa pada beberapa aspek menunjukkan bahwa pembelajaran CTL lebih bermakna pada siswa, pembelajaran lebih terpusat pada siswa dan mampu meningkatkan keaktifan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung,  (4) pembelajaran CTL terbukti lebih efektif, hal ini terlihat dari kenaikan rata-rata nilai pos-tes dari rata-rata pre-tes untuk kelas eksperimen mengalami kenaikan dari skor rata-rata 39,18 menjadi 81,79 dan kelas kontrol mengalami kenaikan dari skor rata-rata 41,02 menjadi 70,41. Kelas eksperimen mengalami kenaikan sebesar 42,61% dan kelas kontrol mengalami kenaikan sebesar 29,38%. Walaupun kedua kelompok sama-sama mengalami kenaikan prestasi belajar namun kenaikan pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan pembelajaran Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas dengan pendekatan CTL lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan konvensional.

Berdasarkan kesimpulan di atas disarankan agar pihak SMK Ardjuna I Malang untuk melakukan perbaikan pembelajaran yaitu: (1) dalam penelitian ini penerapan pendekatan CTL dalam pembelajaran mata diklat Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas sudah dilakukan dengan baik. Oleh karena itu dalam menerapkan pembelajaran dengan pendekatan CTL hendaknya memasukan unsur-unsur CTL dalam pembelajaran dan melaksanakan atau menerapkannnya dengan baik, (2) bagi guru, agar respon siswa terhadap pembelajaran positif, maka guru harus membuat hasil pembelajaran lebih bermakna, pembelajaran lebih terpusat pada siswa, mampu meningkatkan keaktifan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung, membuat suasana kelas lebih menyenangkan, menggunakan berbagai sumber belajar dan penilaian yang dilakukan oleh guru lebih beragam atau bervariasi, (3) guru dalam mengelola pembelajaran Membuat dan Menjaga Sistem Kearsipan untuk Menjamin Integritas dengan pendekatan CTL  harus melaksanakan tahap dalam kegiatan pembelajaran dengan baik dan harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam pembelajaran CTL, (4) SMK Ardjuna 1 Malang perlu menggunakan pembelajaran dengan pendekatan CTL dimana hasilnya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang akhirnya dapat meningkatkan hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) sehingga mampu menghasilkan lulusan yang terampil dan profesional.

 


Teks Penuh: DOC PDF