SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Time Token Arends Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Mail Handling (Studi pada Siswa Program Keahlian Administrasi Perkantoran Kelas X AP 4 di SMK Negeri 2 Blitar)

Budi Kurniawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawan, Budi. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Time Token Arends Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Mail Handling (Studi pada Siswa Program Keahlian Administrasi Perkantoran Kelas X AP 4 di SMK Negeri 2 Blitar). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. Suharto S.M., M.Pd., M.M.; (2) Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M.

 

Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Model Time Token Arends, Aktivitas, Hasil Belajar.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Model Time Token Arends pada Mata Pelajaran Menangani Surat/Dokumen Kantor studi pada siswa Program Keahlian Administrasi Perkantoran kelas X AP 4 SMKN 2 Blitar, sebagai upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AP 4 SMKN 2 Blitar tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 34 siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan untuk tiap siklusnya, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data-data dalam penelitian ini diperoleh melalui: observasi, wawancara, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan.

Aktivitas siswa dalam penerapan Model Time Token Arends siklus I, menunjukkan persentase keberhasilan mencapai 77,16%. Sedangkan pada siklus II, persentase keberhasilan siswa mencapai 91,67%, mengalami peningkatan dibandingkan siklus I sebesar 14,51%. Sedangkan hasil penilaian aktivitas kelompok yang terdiri dari dua aspek penilaian, yaitu berdasarkan jumlah kupon bicara yang digunakan serta tingkat kualitas berbicara untuk tiap-tiap kelompok.

Pada siklus I diperoleh rata-rata penggunaan kupon bicara keseluruhan kelompok sebesar 50,32% dengan kualitas berbicara mencapai rata-rata 77,23%. Pada siklus II diperoleh rata-rata penggunaan kupon bicara kelompok sebesar 55,93% mengalami peningkatan sebesar 5,61% dibandingkan siklus I. Sedangkan untuk kualitas berbicara kelompok diperoleh rata-rata 87,54% mengalami peningkatan sebesar 10,31% dibanding siklus I.

Hasil belajar dalam penelitian ini meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Aspek kognitif siswa siklus I, menunjukkan nilai rata-rata post test siswa adalah 77,32 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal 64,7%. Pada siklus II, nilai rata-rata post test siswa mencapai 86,14 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal adalah 97,06% meningkat sebesar 32,36%. Aspek afektif siswa siklus I menunjukkan nilai rata-rata pencapaian indikator 2,80, dengan persentase pencapaian 70,1%. Sedangkan siklus II, nilai rata-rata pencapaian indikator 3,36, dengan persentase pencapaian 84,07% meningkat sebesar 14,6% dibanding siklus I. Untuk aspek psikomotorik siswa siklus I, nilai rata-rata pencapaian indikator 3,06, dengan persentase pencapaian 76,41%. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata pencapaian indikator 3,36, dengan persentase pencapaian 83,93% meningkat sebesar 7,52%.

Saran yang diberikan adalah: 1) bagi sekolah, diharapkan dapat mengembangkan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa serta sesuai dengan karakteristik mata pelajaran, 2) bagi guru, agar dapat menerapkan Model Time Token Arends, sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, 3) bagi siswa, agar dapat meningkatkan keaktifan dalam kelas, saling menghargai dan bekerjasama dengan teman, 4) bagi peneliti selanjutnya, agar dapat melakukan kegiatan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan pembelajaran kooperatif Model Time Token Arends.