SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Belajar Model Jigsaw dan Grup Investigasi Dengan Model Konvensional (Studi Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kademangan Blitar)

Roberto Fajar Gita Arisandi

Abstrak


ABSTRAK

 

Arisandi, Roberto Fajar Gita. 2009. Perbedaan Hasil Belajar Model Jigsaw dan Grup Investigasi Dengan Model Konvensional (Studi Pada Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Kademangan Blitar). Skripsi, Program Studi Pendidikan Tata Niaga, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Hermawan, M.Bus, M.Si, (II) Drs. Mohammad Arief, M.Si.

 

Kata kunci: metode pembelajaran, teknik jigsaw, grup investigasi, konvensional.

 

Pembelajaran konstruktivis adalah suatu  pembelajaran yang terdiri atas tahap pendahuluan, tahap aktivitas dan tahap konsolidasi. Pembelajaran kooperatif adalah salah satu bentuk pembelajaran yang berdasarkan faham konstruktivis.

Metode Jigsaw dan Grup Investigasi merupakan beberapa model dari pembelajaran kooperatif. Metode ceramah atau konvensional merupakan suatu cara untuk menyampaikan idea tau memberikan informasi dengan berbicara.

Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar model Jigsaw dan Grup Investigasi dengan model Konvensional.

Penelitian bersifat eksperimental yang dilakukan di SMP Negeri 2 Kademangan Blitar. Pemberlakuan pembelajaran dilakukan pada tiga kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana perbedaan hasil belajar akibat dari pembedaan metode pembelajaran. Kelas IX A diberikan treatment metode teknik Jigsaw, kelas IX B diberikan treatment metode Grup Investigasi dan kelas IX C diberikan metode pembelajaran Konvensional yakni ceramah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara metode pembelajaran model Jigsaw dengan metode pembelajaran model Grup Investigasi tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Dari hasil uji-t hitung untuk yang diajar dengan Jigsaw dan Grup Investigasi dengan equal variance assumed (diasumsikan kedua varians sama) adalah -0,084. Perbandingan antara metode pembelajaran model Jigsaw dengan metode pembelajaran model Konvensional terjadi perbedaan yang signifikan. Bahwa t hitung untuk yang diajar dengan Jigsaw dan Konvensional dengan equal variance assumed adalah 3,363 dengan probabilitas 0,001.

Perbandingan antara model Grup Investigasi dengan model Konvensional terjadi perbedaan signifikan. t hitung untuk metode Grup Investigasi dan Konvensional dengan equal variance assumed adalah 3,818 dengan probabilitas 0,000. Oleh karena probabilitasnya