SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA MELALUI KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA PT. SINAR MAGNIT MALANG

Yulian Dwi Pramana

Abstrak


ABSTRAK

 

Pramana, Yulian. Dwi. 2011. Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional pada PT. Sinar Magnit Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi S1 Manajemen Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si (II) Wahju Wibowo, A.Md, S.E., M.Si.

 

Kata Kunci : Motivasi, Kepuasan kerja, Komitmen organisasional, dan Produktivitas Kerja

 

Kepuasan kerja dan komitmen karyawan tersebut dapat dimunculkan dengan memberikan motivasi kepada karyawan. Motivasi adalah dorongan seseorang untuk mengambil tindakan karena orang tersebut ingin melakukan demikian. Apabila orang-orang didorong maka mereka hanya mengadakan reaksi terhadap tekanan. Mereka bertindak karena mereka merasa bahwa mereka harus melakukan demikian. Akan tetapi, apabila mereka dimotivasi, maka mereka mengadakan pilihan yang positif untuk melakukan sesuatu, karena mereka mengetahui tindakan ini mempunyai arti bagi mereka.  

Apabila karyawan telah memiliki motivasi yang positif maka juga akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Selain motivasi, produktivitas kerja akan lebih baik dan positif bila dipengaruhi oleh kepuasan kerja dan komitmen organiasional yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi yang ada di PT. Sinar Magnit Malang guna meningkatkan kepuasan kerja serta komitmen organisasional terhadap produktivitas kerja.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi motivasi, kepuasan kerja, komitmen organisasional, dan produktivitas kerja PT. Sinar Magnit Malang; (2) Pengaruh langsung motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Sinar Magnit Malang; (3) Pengaruh langsung motivasi terhadap komitmen organisasional karyawan PT. Sinar Magnit Malang; (4) Pengaruh langsung kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional karyawan PT. Sinar Magnit Malang; (5) Pengaruh langsung kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Sinar Magnit Malang; (6) Pengaruh langsung komitmen organisasional terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Sinar Magnit Malang; (7) Pengaruh secara tidak langsung motivasi terhadap komitmen organisasional melalui kepuasan kerja karyawan PT. Sinar Magnit Malang; (8) Pengaruh tidak langsung kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan melalui komitmen organisasional PT. Sinar Magnit Malang.

Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research. Populasi yang dipilih adalah karyawan PT. Sinar Magnit Malang yang memiliki masa kerja lebih dari 3 tahun sejumlah 150 orang, dengan jumlah sampel yang menjadi respondennya adalah 109 karyawan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis). Pengambilan data primer dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa angket atau kuesioner. Instrumen penelitian tersebut menggunakan skala Likert dengan 5 skala pengukuran. Tujuan penelitian ini diwujudkan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif guna menggetahui gambaran masing-masing variabel motivasi, kepuasan kerja, komitmen organisasional, dan produktivitas kerja. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS for Windows Release 16.00, untuk proses pengolahan data dan analisis jalur (path analysis).

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) Pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja β= 0.552; (2) Pengaruh motivasi terhadap komitmen organisasional β= 0.435, (3) Pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional β= 0.298, (4) Pengaruh kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja β= 0,288, (5) Pengaruh komitmen organisasional terhadap produktivitas kerja β= 0.678, (6) Pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen organisasional melalui kepuasan kerja β= 0.594, (7) Pengaruh tidak langsung kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja melalui komitmen organisasional β=0.490. Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa: (1) Motivasi kerja secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan kerja pada karyawan , (2) Motivasi kerja secara signifikan berpengaruh terhadap komitmen organisasional pada karyawan PT. Sinar Magnit Malang , (3) Kepuasan kerja secara signifikan berpengaruh terhadap komitmen organisasional pada karyawan PT. Sinar Magnit Malang, (4) Kepuasan kerja secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas kerja pada karyawan PT. Sinar Magnit Malang, (5) Komitmen organisasional secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas kerja pada karyawan PT. Sinar Magnit Malang (6) Motivasi kerja secara tidak langsung dan signifikan berpengaruh terhadap komitmen organisasional melalui kepuasan kerja pada karyawan PT. Sinar Magnit Malang (7) Kepuasan kerja secara tidak langsung dan signifikan berpengaruh terhadap produktivitas kerja melalui komitmen organisasional pada karyawan PT. Sinar Magnit Malang.

Saran yang bisa diberikan berkaitan dengan temuan yang diperoleh adalah: (1) Pimpinan PT. Sinar Magnit Malang sebaiknya selalu berupaya meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen organisasional karyawannya. Kepuasan kerja dan komitmen organisasional terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Kepuasan kerja dan komitmen organisasional dapat ditingkatkan melalui peningkatan tingkat motivasi kerja karyawan, karena terbukti motivasi memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasional. Guna meningkatkan tingkat motivasi kerja karyawan, cara-cara yang telah diterapkan pimpinan selama ini (seperti pemberian gaji, pemberian seragam, tunjangan hari raya, serta ruangan kerja yang nyaman) dapat terus dipertahankan. (2) Hasil penelitian memang menunjukkan tingkat produtivitas kerja karyawan tergolong tinggi, tetapi perusahaan yang masih berusia sangat muda secara organisasional harus menghadapi berbagai macam kemungkinan perubahan yang terjadi. Perusahan harus tetap menyiapkan diri dengan merencanakan berbagai strategi dalam menghadapi perubahan terutama yang disebabkan oleh faktor eksternal (politik, ekonomi, sosial, tehnologi serta budaya). Kegagalan perusahaan dalam mengelola dan menjaga motivasi, kepuasan dan komitmen karyawan dapat mempengaruhi kondisi perusahaan di masa datang, terutama berkaitan dengan strategi pertumbuhan dan perkembangan, serta ketahanan dari perusahaan dalam menghadapi berbagai macam perubahan.