SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Minat Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif Model Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) (Studi Pada Siswa Kelas X Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Malang Tahun Ajaran 2010/2011 Pada Ma

LAILATUL QODRIYAH

Abstrak


ABSTRAK

Qodriyah,   Lailatul. 2011. Meningkatkan Minat Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif Model Cooperative Integrated Reading And Composition  (CIRC) (Studi Pada Siswa Kelas X  Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Malang Tahun Ajaran 2010/2011 Pada Mata Pelajaran Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lingkungan Hidup (K3LH)). Skripsi, Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heny Kusdiyanti S.Pd, M.M (II) Drs. Sarbini.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition  (CIRC), minat belajar, hasil belajar

Salah satu persoalan besar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah rendahnya kualitas pendidikan nasional. Rendahnya kualitas pendidikan tersebut disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya adalah kurangnya jumlah guru yang berkualitas, kurangnya buku sebagai penunjang kegiatan belajar, dan model pembelajaran yang kurang menarik minat siswa untuk belajar. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan suatu model pembelajaran yang tepat, menarik dan harus efektif sehingga siswa dapat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan dapat menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung.

Pembelajaran kooperatif memiliki dampak yang positif terhadap siswa yang rendah hasil belajarnya. Oleh karena itu, diperlukanlah model pembelajaran kooperatif yang dapat membantu siswa meningkatkan hasil belajarnya. Ada banyak model pembelajaran cooperative learning yang memenuhi ciri pembelajaran efektif diantaranya adalah model kooperatif tipe CIRC yang dapat membantu siswa untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal cerita. Sehingga dengan model pembelajaran tersebut siswa mampu dan terampil menyelesaikan masalah dalam soal cerita dengan langkah-langkah yang tepat.

Berdasarkan observasi pendahuluan yang dilakukan siswa kelas X Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Malang teridentifikasi mempunyai permasalahan dalam proses pembelajaran. Permasalahan itu adalah siswa tampak kurang antusias mengikuti proses belajar mengajar. Hanya beberapa siswa yang aktif menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru. Ini menjadikan kondisi yang tidak proposional dan guru sangat aktif, tetapi sebaliknya siswa menjadi pasif dan tidak kreatif. Sehingga menyebabkan hasil belajar siswa menjadi sangat lemah.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) dengan penerapan model pembelajaran CIRC. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah metode dokumentasi, kuesioner, tes dan observasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pada akhir siklus II tingkat keberhasilan tindakan pada minat belajar siswa mencapai 81,65% dengan jumlah siswa yang dikategorikan berminat adalah 41 siswa. Sebanyak 35 siswa (85,36%) hasil belajarnya mengalami peningkatan pada aspek kognitif. Tingkat keberhasilan tindakan pada hasil belajar aspek afektif dan aspek psikomotorik adalah 78,25% dan 78,05%. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa minat belajar dan hasil belajar siswa meningkat setelah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition.

Adapun saran yang dapat diberikan peneliti dari penelitian yang telah dilakukan ini adalah diharapkan bagi seorang guru dapat menerapkan model pembelajaran ini pada mata pelajaran yang dianggap sesuai, seorang guru harus dapat memotivasi siswa untuk mengadakan persiapan belajar di rumah sebelum materi disampaikan disekolah. Dengan cara memberi tahu siswa bahwa setiap kali pertemuan akan diadakan pre-test dan post-test, seorang siswa hendaknya mengikuti pembelajaran tersebut dengan penuh konsentrasi, karena pembelajaran tersebut akan melatih siswa berpikir kritis, dapat memecahkan dan menganalisis suatu permasalahan, menumbuhkan rasa sosialisasi antar teman.