SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BEKERJASAMA DENGAN KOLEGA DAN PELANGGAN

Darraja Pasha

Abstrak


ABSTRAK

 

Pasha, Darraja. 2011. Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan (Studi pada Siswa Administrasi Perkantoran Kelas XII SMK SRIWEDARI Malang) Skripsi, Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, FE. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd, M.M. (II) Drs.Sarbini

 

Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah dan Hasil Belajar Siswa.

 

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita sekarang adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang ada selama ini ternyata hanya membuat siswa sangat terbebani dengan materi dan tugas yang diberikan oleh guru, sehingga siswa merasa bosan di dalam kelas. Dalam pembelajaran di kelas telah banyak pendekatan-pendekatan yang dilakukan oleh guru tetapi sampai saat ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan, ini ditunjukkan dengan hasil-hasil ujian siswa baik ujian nasional maupun ujian sekolah serta keterampilan individu siswa itu sendiri. Dari pihak sekolah sendiri juga belum berdaya untuk menciptakan suasana belajar yang memungkinkan siswa berpikir kritis, kreatif, bertanggung jawab, dan memberi peluang bagi siswa untuk menjelajahi idenya yang imajinatif. Oleh sebab itu perlu adanya sebuah model pembelajaran untuk membangkitkan semangat peserta didik agar aktif dalam proses pembelajaran.          Dalam penelitian ini mencoba menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Pembelajaran berbasis masalah merupakan bentuk pembelajaran kooperatif dimana siswa dilatih untuk memecahkan suatu masalah yang ada di dunia nyata Fokus penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), pada pokok bahasan bekerja dalam tim, 2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), 3) untuk mengetahui kendala-kendala dan solusi apa saja yang dihadapi peneliti dalam proses tindakan berlangsung dan 4) untuk mengetahui respon siswa dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Subyek penelitian adalah siswa kelas XII APK di SMK SRIWEDARI Malang dengan jumlah 20 siswa.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang dirancang dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data penelitian dikumpulkan melalui 1) tes, 2) lembar observasi, 3) wawancara, 4) angket, 5) dokumentasi dan 6) catatan lapangan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus mencakup 4 tahap kegiatan yaitu:        1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) secara umum telah dilaksanakan dengan baik. Siswa saling membantu, saling berinteraksi tatap muka, berdiskusi dengan guru dan teman, menyumbangkan skor untuk kelompok, tenggang rasa, sopan dan mandiri. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi keterampilan kooperatif siswa. Pada pelaksanaan siklus1 berdasarkan perbandingan dari kedua pengamat menunjukkan taraf keberhasilan. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada kelas XII APK SMK SRIWEDARI Malang sudah baik. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan dari siklus I sebesar 75 % menjadi sebesar 90 % pada siklus II. Peningkatan sebesar 15% tersebut sudah menunjukkan ketuntasan belajar yaitu dari siklus I yang hanya 15 siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 18 siswa yang tuntas belajar. Meskipun dalam pelaksanaan tindakan banyak kekurangan dan kelemahan pada siklus I maka peneliti mencoba memperbaiki pada siklus II.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan pada pokok bahasan Bekerja dalam tim. Hal ini dapat dilihat dari kedua aspek yaitu aspek kognitif dan afektif yang meningkat setiap siklusnya.

Beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan yaitu:1) Bagi guru mata pelajaran Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan dapat menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. 2) Bagi siswa hendaknya mengikuti pembelajaran tersebut dengan sungguh-sungguh, karena pembelajaran tersebut akan melatih siswa berpikir kritis, dapat memecahkan suatu permasalahan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 3) Penelitian ini hendaknya dapat diteruskan oleh peneliti selanjutnya dengan kelas serta sekolah yang berbeda, serta dengan model pembelajaraan kooperatif yang lain sehingga kemampuan dan hasil belajar siswa lebih meningkat. 4) Bagi Pemerintah hendaknya lebih meningkatkan mutu pendidikan, dalam proses pembelajaran siswa yang sangat aktif guru hanya sebagai fasilitator saja.