SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan (Studi Pada Siswa Kelas XI Akuntansi Di SMK PGRI 2 Malang

Eka Sisyoria Candra Dewi

Abstrak


ABSTRACT

 

Dewi, Eka Sisyoria Candra. 2010, The Application of Cooperative Learning Methods Group Investigation (GI) To Improve Students Achievement Of  Entrepreneurship. (A Study Of Accounting Class XI SMK Malang PGRI 2). Sarjana's Thesis, Department of Management, Study Program Of Distributive Education,  Faculty of Economics,  State University of Malang.  Advisors: (1). Drs. Dwi Djoko K, M. Si (2) Madziatul Churiyah, S. Pd, MM

 

Keywords: Cooperative Learning Group Investigation, Results of learning.

 

In life, education plays an important role because education is a vehicle to enhance and develop quality human resources. Efforts to improve the quality of this education must be accompanied with the ability and skills to support teaching and learning process. Various efforts have been made to improve the quality of education, one of which is to improve the quality of teaching and learning in schools.

The process of learning in the classroom is still focused on the teacher as the main source of knowledge, then learning model lectures become the primary choice in the learning process, so that often the process of learning and learning achievement is not achieved as expected. So take a learning strategy that is more empowering potential students or teaching methods that actively involve students, so that it can alter the learning process that is centered on student-centered teacher who had a positive effect on students' potential and competence. One solution to overcome the dominance of teachers is to use innovative learning model that the basic concept centered on active student learning during the learning process. One such model is the Group Investigation (GI). It is expected that by using a variety of teaching and one of them by using the model of Group Investigation (GI) is, student learning outcomes will increase.

The purpose of this study are: (1) To determine the application of learning models Group Investigation (GI) on the subjects of entrepreneurship class at SMK AK XI PGRI 2 Malang. (2) To know the results of class XI student studying in SMK AK PGRI 2 Malang on entrepreneurship subjects after application of the model study Group Investigation (GI). (3) To determine what factors that support and hinder the process of implementation of the Group Investigation model learning (GI) on the subjects of entrepreneurship class at SMK AK XI PGRI 2 Malang.

The research is classroom action research (PTK) with a qualitative approach. This research was done in 2 cycles with 4 stages in each cycle which includes action planning, implementation actions, as well as observation, and reflection. The subject of this research is a class XI student of Accounting at SMK PGRI 2 Malang, amounting to 30 students. Techniques of data collection using interviews, observation, field notes, documentation, testing, and questionnaires.

From the analysis of data, it is known that the learning outcomes of students after making the learning process by using the Group Investigation model of cooperative learning increased, as evidenced in the cognitive aspect ratio value of pre-test and post-test cycle 1 who had mastery of 73.34%, which unresolved is 26.66%. And in cycle 2 percentage completeness result into an increase of 90% and to 10% unresolved.

Suggestions to give to the subject teachers of entrepreneurship are best advised to use Group Investigation method of cooperative model to improve student learning outcomes. In applying this lesson, the teacher should be able to organize time well so that learning objectives can be achieved with the maximum, the teacher should allocate appropriate time for each stage of the learning plan that will be prepared and make provision so that the efficiency of learning time awake. In addition, teachers also have to always give direction and motivation to all students, especially students who have a lower ability to get more attention, so they are motivated and more active in expressing their idea. Method Group Investigation of cooperative model requires instructional media, for that teachers need to strive to use good variety of learning media handouts, case studies, or media support for teacher learning. So that making the students interested and excited to follow the teaching and learning activities.

 

ABSTRAK

 

Dewi, Eka Sisyoria Candra 2010 Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan. (Studi Pada Siswa Kelas XI Akuntansi SMK PGRI 2 Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen , Program Studi Pendidikan Tata Niaga Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1). Drs. Djoko Dwi K, M.Si (2) Madziatul Churiyah, S.Pd, MM

 

Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation, Hasil belajar.

 

Dalam kehidupan, pendidikan memegang peranan penting karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Upaya peningkatan kualitas pendidikan ini harus diiringi dengan kemampuan dan keterampilan yang mendukung proses belajar mengajar. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya adalah dengan perbaikan mutu belajar-mengajar di sekolah.

Proses pembelajaran di kelas saat ini masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian model pembelajaran ceramah menjadi pilihan utama dalam proses pembelajarannya, sehingga seringkali proses belajar dan prestasi belajar yang diraih tidak sesuai dengan yang diharapkan. Maka diperlukan sebuah strategi belajar yang yang lebih memberdayakan potensi yang dimiliki siswa atau metode pembelajaran yang melibatkan siswa aktif, sehingga dapat mengubah proses pembelajaran yang bersifat berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa yang memberikan dampak positif pada potensi dan kompetensi siswa. Salah satu solusi untuk mengatasi dominansi guru adalah dengan menggunakan model pembelajaran inovatif yang konsep dasar pembelajarannya berpusat pada keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Salah satunya model tersebut adalah Group Investigation (GI). Diharapkan dengan menggunakan berbagai variasi mengajar dan salah satunya dengan menggunakan model Group Investigation (GI) ini, hasil belajar siswa akan meningkat.

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1)Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) pada mata pelajaran  kewirausahaan  kelas XI AK di SMK PGRI 2 Malang. (2)Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI AK di SMK PGRI 2 Malang pada mata pelajaran kewirausahaan setelah diterapkan model  pembelajaran Group Investigation (GI). (3)Untuk mengetahui Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat proses pelaksanaan pembelajaran model Group Investigation (GI) pada mata pelajaran  kewirausahaan  kelas XI AK di SMK  PGRI 2 Malang.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan 4 tahap pada masing-masing siklusnya yakni meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, sekaligus pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi di SMK PGRI 2 Malang yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, catatan lapangan, dokumentasi, tes, dan angket.

Dari hasil analisis data, dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa setelah melakukan proses belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model Group Investigation meningkat, terbukti pada aspek kognitif hasil perbandingan nilai pre-test dan post-test siklus 1 yang mengalami ketuntasan sebesar 73,34%, yang belum tuntas adalah 26,66%. Dan pada siklus 2 hasil presentase ketuntasan menjadi meningkat sebesar 90% dan yang belum tuntas menjadi 10%.

Saran yang dapat peneliti berikan kepada guru mata pelajaran kewirausahaan adalah sebaiknya dianjurkan menggunakan metode kooperatif model Group Investigation untuk meningkatan hasil belajar siswa. Dalam menerapkan pembelajaran ini, guru hendaknya dapat mengorganisir waktu dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal, guru harus mengalokasikan waktu secara tepat untuk setiap tahap rencana pembelajaran yang akan disusun dan melakukan ketentuan tersebut sehingga efisiensi waktu pembelajaran terjaga. Selain itu guru juga harus selalu memberi arahan dan motivasi terhadap seluruh siswa, terutama siswa yang mempunyai kemampuan lebih rendah perlu mendapatkan perhatian yang lebih, agar mereka termotivasi dan lebih aktif dalam mengemukakan pendapatnya. Metode pembelajaran  kooperatif model Group Investigation membutuhkan media pembelajaran, untuk itu guru harus dapat mengupayakan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi baik handout,studi kasus, atau media pembelajaran penunjang untuk guru. Sehingga membuat peserta didik tertarik dan bersemangat mengikuti kegiatan belajar mengajar.