SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Kesulitan Siswa Kelas XI MIPA SMAN 1 Kandangan pada Materi Hidrokarbon

Annisa Zewri Ramadhani

Abstrak


ABSTRAK

 

Ramadhani, Annisa Zewri. 2017. Identifikasi Kesulitan Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Kandangan Pada Materi Hidrokarbon. Skripsi, Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Siti Marfu’ah, M.S. (II) Drs. Muhammad Su’aidy, M.Pd.

 

Kata Kunci:  Kesulitan Siswa, Instrumen diagnostik two tier,  Hidrokarbon.

Kimia adalah ilmu yang mempelajari struktur, komposisi, perubahan pada skala molekul dan atom, serta interaksinya untuk membentuk materi. Kimia me­ngandung konsep-konsep yang kompleks, sehingga dalam belajar kimia, siswa tidak hanya dituntut untuk memecahkan soal, tetapi juga mendeskripsikan fakta, memahami aturan-aturan dan peristilahan khusus di dalam kimia. Konsep-konsep yang dibangun harus mampu diterapkan untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait, karena dalam pembelajaran kimia siswa tidak hanya dituntut paham me­ngenai konsep-konsep kimia. Siswa SMAN 1 Kandangan kesulitan mempelajari hidrokarbon, terbukti dari rata-rata hasil ulangan harian dari 6 kelas dengan rerata sebesar 65,67%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan siswa dalam mem­pelajari materi hidrokarbon.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMAN 1 Kandangan sebanyak 30 siswa yang sudah mempelajari materi hidrokarbon. Langkah-langkah dalam penelitian ini, yaitu (1) mengkaji kompetensi dasar kurikulum 2013 SMA me­ngenai cakupan/bahasan materi hidrokarbon, (2) menyusun kisi-kisi soal hidro­karbon, (3) menyusun soal-soal berdasarkan konsep, (4) me­lakuk­an uji coba instrumen penelitian, (5) mengumpulkan data penelitian,dan (6) menyimpulkan hasil penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen diagnostik two-tier, dengan reliabilitas sebesar 0,784.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa secara umum dari 7 konsep yaitu definisi senyawa hidrokarbon, kekhasan atom karbon, penggolongan senyawa hidrokarbon, tata nama alkana, alkena dan alkuna, isomer, sifat fisika dan sifat kimia didapat hasil dengan rata-rata sebesar 48,50%. Kesulitan siswa tergolong kategori tinggi adalah menganalisis golongan senyawa alkana, menentukan nama senyawa alkana, menentukan nama senyawa pada struktur alkuna, menentukan nama senyawa alkena yang sesuai dengan IUPAC, menentukan jumlah isomer dari heksana, menentukan jenis isomer pada senyawa 2-butuna, menentukan isomer dari senyawa 2-metilpentana, menganalisis pernyataan mengenai isomer, menganalisis sifat fisika dari alkena dan menganalisis hasil reaksi adisi 1-butena dengan HCl.Kesulitan siswa tergolong cukup adalah mengidentifikasi atom karbon primer, sekunder, dan tersier, menentukan nama senyawa pada struktur alkena, menetukan jenis isomer 1-butena dan 2-butena, menetukan isomer pada senyawa alkena, menentukan isomer pada senyawa 2-butena, menganalisis pengertian dari reaksi substitusi dan menganalisis pernyataan yang benar