SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Learning Cycle 5-E pada Materi Senyawa Hidrokarbon Kelas XI Semester 1 SMA/MA

Andreana Widya Putri

Abstrak


ABSTRAK

 

ABSTRAK

 

Putri, Andreana Widya. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Learning Cycle 5-E pada Materi Senyawa Hidrokarbon Kelas XI Semester 1 SMA/MA. Skripsi. Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Muhammad Su’aidy, M.Pd, (II) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S.

 

Kata Kunci: bahan ajar, learning cycle 5-E, senyawa hidrokarbon.

Senyawa hidrokarbon merupakan salah satu materi dalam ilmu kimia yang bersifat deskriptif. Materi yang bersifat deskriptif akan lebih baik jika diajarkan dengan menerapkan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik. Senyawa hidrokarbon yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional akan membuat peserta didik hanya belajar menghafal. Untuk melatih keaktifan peserta didik perlu diterapkan model pembelajaran yang sesuai serta dilengkapi dengan bahan ajar yang mendukung. Namun sampai saat ini bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran kimia kebanyakan hanya berupa buku teks. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar berbasis pembelajaran inovatif, salah satunya dengan menerapkan Learning Cycle 5-E. Learning Cycle 5-E merupakan model pembelajaran yang dapat membimbing peserta didik untuk ikut aktif dalam pembelajaran yang terdiri dari lima tahapan, yaitu engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation.

Model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar ini mengadaptasi dari model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan (1974) yang terdiri dari empat tahap, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Pada pengembangan bahan ajar ini hanya dilakukan sampai tahap develop karena keterbatasan waktu. Untuk bahan ajar hasil pengembangan selanjutnya dilakukan uji kelayakan isi oleh satu dosen kimia dan dua guru kimia SMA, selanjutnya uji keterbacaan pada peserta didik kelas XI MIPA SMA. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa angket yang berisi skor penilaian disertai komentar dan saran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi.

 

Hasil dari pengembangan yang dilakukan berupa buku guru dan buku peserta didik yang berbasis learning cycle 5-E dengan materi senyawa hidrokarbon. Hasil untuk uji kelayakan isi dan penyajian buku peserta didik berturut-turut adalah 89 dan 91, dengan kriteria sangat layak. Hasil uji kelayakan isi dan penyajian buku guru adalah 90 dan 96, dengan kriteria sangat layak. Hasil uji keterbacaan adalah 84, dengan kriteria sangat menarik dan mudah dipahami. Berdasarkan hasil keseluruhan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar ini sangat layak untuk digunakan.