SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Kimia Berbasis Triple Representation pada Pokok Bahasan Unsur, Senyawa, dan Campuran

Desy Ratna Sugiarti

Abstrak


ABSTRAK

 

Sugiarti, Desy Ratna. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Kimia Berbasis Triple Representation pada Pokok Bahasan Unsur, Senyawa, dan Campuran. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Oktavia Sulistina, S.Pd., M.Pd, (II) Dr. H. Yudhi Utomo, M.Si.

 

Kata kunci: Pengembangan, bahan Ajar, materi, triple representation.

Unsur, senyawa, dan campuran merupakan salah satu pokok bahasan dalam kimia. Pokok bahasan ini terdapat pada kompetensi dasar jenjang SMP dan secara tidak langsung dibutuhkan untuk mempelajari pokok bahasan kimia lainnya pada jenjang SMA dan perguruan tinggi. Oleh karena itu, peserta didik seharusnya telah mempunyai pemahaman yang baik pada jenjang SMP. Akan tetapi, menurut hasil penelitian, peserta didik masih banyak mengalami kesulitan dan miskonsepsi pada pokok bahasan unsur, senyawa, dan campuran. Penyebab paling dominan terjadinya kesulitan dan miskonsepsi adalah bahan ajar. Bahan ajar yang ada tidak menerapkan tiga tingkatan representasi dalam ilmu kimia, yaitu makroskopis, submikroskopis, dan simbolik sehingga peserta didik tidak dapat menghubungkan ketiga tingkatan representasi dalam kimia. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar kimia berbasis triple representation pada pokok bahasan unsur, senyawa, dan campuran dan mengetahui kevalidan bahan ajar berdasarkan proses validasi.

Pengembangan bahan ajar ini dilakukan dengan menerapkan model pengembangan four-D model (Thiagarajan, 1974). Menurut model ini, pengembangan bahan ajar dilakukan melalui 4 tahapan, yaitu tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun pada pengembangannya baru dilakukan tahap define, design, dan develop. Validasi pengembangan bahan ajar ini diperoleh data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh berdasarkan skor angket yang disusun dalam skala Likert. Data kualitatif diperoleh berdasarkan komentar dan saran perbaikan yang diisi oleh validator ahli yakni dosen Jurusan Kimia, guru kimia SMA, dan guru IPA SMP, serta uji keterbacaan yang dilakukanoleh masing-masing 10 peserta didik semester 2 jurusan pendidikan kimia Universitas Negeri Malang, kelas 10 SMAN 2 Malang, dan kelas 7 SMPN 5 Malang. Perolehan data kuantitatif kemudian dianalisis mengguanakan teknik persentase penilaian. Hasil perhitungan persentase penilaian yang diperoleh digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan lebih lanjut terhadap revisi produk yang disesuaikan dengan jenjang kriteria interpretasi skor penilaian bahan ajar untuk mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar.

 

Hasil penelitian pengembangan bahan ajar berupa buku suplemen pokok bahasan unsur, senyawa, dan campuran. Hasil persentase rata-rata validasi isi buku suplemen sebesar 83% termasuk kriteria valid dan hasil persentase rata-rata uji keterbacaan buku suplemen sebesar 83% termasuk kriteria valid. Berdasarkan hasil validasi isi dan uji keterbacaan menunjukan bahwa secara umum bahan suplemen telah valid, sehingga layak digunakan.