SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASSESMEN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI ELEKTROKIMIA UNTUK SISWA SMA KELAS XII

Pugar Arga Cristina Wulandari

Abstrak


ABSTRAK

 

Perubahan dan perkembangan teknologi dan sains saat ini yang cepat dan dinamis menyebabkan siswa harus memiliki kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil survei PISA yang dilakukan antara tahun 2000 hingga tahun 2015 menunjukkan bahwa prestasi siswa Indonesia dalam beberapa tahun terakhir selalu menempati posisi 2 hingga 7 terendah. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa Indonesia dalam berpikir kritis sangat kurang. Oleh karena itu, pengembang melakukan penelitian dan pengembangan ini untuk menghasilkan instrumen assesmen berpikir kritis untuk siswa SMA kelas XII pada materi elektrokimia dengan tingkat validitas dan reliabilitas yang memadai.

Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan instrumen asesmen berpikir kritis ini merupakan model Research and Development (R & D) menurut Borg dan Gall. Uji coba instrumen asesmen berpikir kritis ini dilakukan secara terbatas. Validasi isi dan konstruk dilakukan oleh dosen dan guru kimia. Uji coba terbatas yang dilakukan pada 34 mahasiswa Jurusan Kimia tingkat satu yang telah mendapatkan materi elektrokimia saat di SMA. Dari hasil uji coba yang tersebut kemudian dilakukan analisis menggunakan teknik analisis secara kuantitatif dan kualitatif.

 

Hasil pengembangan berupa instrumen asesmen berpikir kritis materi elektrokimia. Hasil validasi oleh empat validator diperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 87,9% yang berarti sangat layak. Berdasarkan analisis butir soal yang dilakukan diperoleh hasil yaitu sebesar 36 soal dinyatakan valid dari 43 soal yang diujicobakan. Reliabilitas butir soal pilihan ganda sebesar 0,89 dan 0,82 untuk soal esai. Hasil ini menunjukkan bahwa instrumen asesmen berpikir kritis yang dihasilkan dapat dikategorikan sangat layak.