SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Asesmen Pemahaman Konseptual Berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS), Keterampilan Proses Sains, dan Sikap terhadap Sains Pada Bahan Kajian Hidrokarbon dan Minyak Bumi

Dwi Isnaini Amin

Abstrak


ABSTRAK

 

Amin, Dwi Isnaini. 2017. Pengembangan Instrumen Asesmen Pemahaman Konseptual Berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS), Keterampilan Proses Sains, dan Sikap terhadap Sains pada Bahan Kajian Hidrokarbon dan Minyak Bumi. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Sutrisno, M.Si., (II) Drs. Darsono Sigit, M.Pd.

 

Kata kunci: instrumen asesmen, higher order thinking skills, pemahaman konseptual, keterampilan proses sains, sikap terhadap sains, hidrokarbon dan minyak bumi

Salah satu dari delapan Standar Nasional Pendidikan adalah standar penilaian pendidikan. Penilaian dalam Kurikulum 2013 mencakup tiga aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kurikulum 2013 menekankan penilaian yang menuntut peserta didik mempunyai keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS). Keterampilan berpikir tingkat tinggi merupakan keterampilan berpikir yang melibatkan proses menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan dan menentukan tingkat validitas isi instrumen asesmen pemahaman konseptual berorientasi HOTS, keterampilan proses sains, dan sikap terhadap sains pada bahan kajian hidrokarbon dan minyak bumi.

Penelitian pengembangan ini dirancang dengan 3D dari model-4D yang terdiri dari defining (membatasi), designing (merancang), dan developing (mengembangkan). Pada tahap defining dilakukan analisis pendahuluan dan analisis isi instrumen. Pada tahap designing dilakukan merancang isi dan format instrumen asesmen. Pada tahap developing dilakukan penyusunan draf awal instrumen asesmen, kajian bersama dosen pembimbing, penyusunan draf lanjut instrumen asesmen, finalisasi instrumen asesmen, revisi terhadap instrumen asesmen sebelum validasi, validasi instrumen asesmen, revisi terhadap instrumen asesmen hasil validasi, dan cetak instrumen asesmen. Tahap akhir dari model-4D, yaitu disseminating tidak dilakukan.

 

Hasil validasi isi instrumen asesmen oleh tiga validator menunjukkan bahwa 77 dari 90 soal pemahaman konseptual terkategori sebagai soal HOTS dengan kriteria sangat valid dan rentang skor 90,91% - 100%. Sementara itu, 60 soal keterampilan proses sains dinyatakan sangat valid dengan rentang 94,70% - 100%. Sedangkan, 55 butir pernyataan sikap terhadap sains dinyatakan sangat valid dengan rentang 86,67% - 100%. Hasil validasi performansi memperoleh persentase rata-rata 91,67% dengan kriteria sangat valid.