SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemahaman Submikroskopik dan Korelasinya dengan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Malang pada Materi Asam Basa

Lilis Ariska

Abstrak


ABSTRAK

 

Ariska, Lilis. 2017. Pemahaman Submikroskopik dan Korelasinya dengan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Malang pada Materi Asam Basa, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Dr. H. Subandi, M.Si., (2) Drs. Darsono Sigit, M.Pd.

 

Kata kunci: Pemahaman Submikroskopik, Tes Pilihan Ganda Beralasan Terbuka, Asam Basa

Kimia masih merupakan salah satu pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Hal ini diduga berkaitan dengan fenomena dalam ilmu kimia itu sendiri yang bersifat abstrak dan menggambarkan tiga jenis representasi yaitu representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Ketiga tingkat pemahaman tersebut saling berkaitan satu sama lain. Namun kenyataannya dalam pembelajaran kimia ketiga level representasi kimia tersebut masih terpisah dan hanya lebih ditekankan pada level representasi makroskopik dan simbolik, sementara siswa diharapan dapat mengembangkan model dunia submikroskopiknya sendiri, sehingga pemahaman submikroskopik siswa diduga cenderung tertinggal dan ini dapat menyebabkan kesalahan konsep. Untuk itu perlu dilihat tingkat pemahaman submikroskopik siswa, terutama pada materi asam basa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan pemahaman representasi submikroskopik siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Malang pada materi asam basa, (2) mengetahui korelasi antara tingkat pemahaman submikroskopik siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Malang dengan hasil belajarnya pada materi asam basa.

Penelitian ini merupakan penelitian survai & expos de facto. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA F SMA Negeri 9 Malang sebanyak 27 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda beralasan terbuka yang terdiri dari 20 butir soal, dengan validitas isi sebesar 94,44% dan reliabilitas sebesar 0,720.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rerata tingkat pemahaman submikrokopik untuk siswa pada materi asam basa termasuk kategori cukup dengan skor 57,54%, dengan rincian pada konsep asam basa menurut Arrhenius sebesar 90,36% (sangat tinggi), pada konsep asam basa menurut Bronsted-Lowry sebesar 75,30% (tinggi), pada konsep asam basa menurut Lewis sebesar 57,40% (cukup), pada konsep asam poliprotik sebesar 58,31% (cukup), pada konsep derajat ionisasi (α) sebesar 77,77% (tinggi), pada konsep reaksi netralisasi sebesar 71,6% (tinggi), konsep indikator asam basa sebesar 14,81% (sangat rendah), dan pada konsep derajat keasaman (pH) sebesar 14,81% (sangat rendah); (2) terdapat korelasi yang kuat (koefisien korelasi sebesar 0,641) antara pemahaman submikroskopik (67,96) dengan hasil belajar siswa (73,62) pada materi asam basa, artinya semakin tinggi pemahaman submikroskopik siswa maka hasil belajarnya juga semakin tinggi, jadi kemampuan submikroskopik sangat berkontribusi terhadap hasil belajarnya.