SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Hidrokarbon Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Siswa SMA/MA Kelas XI

Manda Dian Kuswandani

Abstrak


ABSTRAK

 

Kuswandani, Manda Dian. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Hidrokarbon Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Siswa SMA/MA Kelas XI. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Dermawan Afandy., M.Pd., (2) Dr. Siti Marfu’ah., M.S.

 

Kata kunci: bahan ajar, inkuiri terbimbing, hidrokarbon

Ilmu kimia merupakan ilmu sains atau ilmu pengetahaun alam yang memiliki karakteristik yaitu pengetahuan yang diperoleh melalui pengamatan dan pengumpulan data untuk menghasilkan atau membuktikan penjelasan suatu fenomena. Mata pelajaran kimia memiliki banyak konsep dari paling sederhana sampai paling abstrak dan kompleks, sehingga diperlukan pemahaman yang benar terhadap konsep dasar tersebut.  Untuk memaksimalkan proses pembelajaran tersebut maka dibutuhkan bahan ajar kimia berbasis inkuiri terbimbing yang dapat meningkatkan ketrampilan proses siswa dalam mengkonstruks konsep. Berdasarkan sumber belajar materi hidrokarbon yang telah ada masih bersifat informatif dan tidak mengkonstruks konsep, sehingga tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk memecahkan masalah dan siswa hanya terpacu pada sumber belajar tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar hidrokarbon berbasis inkuiri terbimbing untuk siswa SMA/MA kelas XI semester 1 dan untuk mengetahui tingkat kelayakan hasil pengembangan.

Pengembangan bahan ajar pada penelitian ini menggunakan  Model 4D (Four-D Model) dari Thiagarajan, dkk (1974) terdiri dari empat tahapan, yaitu (1) tahap membatasi (to define), (2) tahap merancang (to design), (3) tahap mengembangkan (to develop), (4) tahap menyebarluaskan (to disseminate).  Namun, pengembangan bahan ajar ini hanya dilakukan sampai tahap ketiga. Validasi bahan ajar hasil pengembangan dilakukan oleh satu dosen kimia dan satu  guru kimia. Instrumen pengumpulan data validasi berupa angket penilaian yang disertai lembar komentar dan saran. Aspek penilaian validasi meliputi kelayakan isi dan penyajian, bahasa, dan tata letak. Uji keterbacaan bahan ajar hasil pengembangan dilakukan kepada 10 siswa kelas XI SMAN 9 Malang.

 

Produk hasil pengembangan berupa bahan ajar hidrokarbon berbasis inkuiri terbimbing untuk siswa SMA/MA kelas XI. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa buku siswa sangat layak untuk digunakan dengan memenuhi persentase sebesar 93,95%. Begitu pula dengan buku guru yang sangat layak untuk digunakan dengan memenuhi kriteria persentase sebesar 96,87%. Hasil uji keterbacaan terhadap bahan ajar diperoleh persentase sebesar 83,12%, sehingga berdasarkan penilaian tersebut bahan ajar sangat layak digunakan siswa sebagai sumber belajar dan proses pembelajaran di kelas.