SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

FRAKSINASI DAN DISTRIBUSI KETERIKATAN MANGAN DALAM SEDIMEN SENDANG BIRU MENGGUNAKAN METODE TESSIER

Anisa Mai Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmawati, Anisa Mai. 2017. Fraksinasi dan Distribusi Keterikatan Mangan

dalam Sedimen Sendang Biru Menggunakan Metode Tessier. Skripsi.

Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)

Dr.Sc. Anugrah Ricky Wijaya, M.Sc. (II) Eli Hendrik Sanjaya, S.Si., M.Si.

 

Kata Kunci: sedimen, mangan(Mn), metode Tessier

Aktivitas manusia yang sering dilakukan di kawasan pesisir pantai Sendang Biru dapat berdampak negatif terhadap lingkungan laut diantaranya percemaran oleh logam berat. Logam berat di perairan dapat mengendap dalam sedimen melalui proses kimia dan fisika, sehingga analisis logam berat dalam sedimen dapat digunakan sebagai indikator pencemaran. Penelitian tentang logam mangan dalam sedimen Sendang Biru masih terbatas menggunakan metode parsial leaching. Analisis dengan metode ini memiliki kelemahan karena logam Mn dalam sedimen tidak semua ter-leaching dengan sempurna. Selain itu, metode tersebut tidak dapat menjelaskan kadar Mn pada masing-masing fraksi dan keterikatannya dalam sedimen serta sifat bioavaibilitas Mn dalam sedimen. Penelitian ini menggunakan metode Tessier untuk mengetahui seluruh fraksi keterikatan mangan dalam sedimen Sendang Biru. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui keefektifan metode Tessier untuk me-leaching mangan dalam sedimen Sendang Biru, (2) Mengetahui fraksinasi logam mangan dalam sedimen Sendang Biru, dan (3) Mengetahui distribusi keterikatan mangan dalam sedimen Sendang Biru.

Penelitian ini merupakan eksperimental laboratoris. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap: (1) Pengambilan dan preparasi sampel sedimen, (2) Uji akurasi dan presisi metode Tessier menggunakan data %recovery dan %RSD untuk analisis logam mangan menggunakan sedimen Sendang Biru dan sedimen referen JSD-1 (Geochemical Survey of Japan), serta (3) Fraksinasi dan distribusi keterikatan logam melalui data konsentrasi mangan dalam sedimen Sendang Biru.

 

Hasil penelitian analisis Mn menggunakan metode Tessier menghasilkan nilai %RSD sebesar 0,15 dan %recovery sebesar 88,14%. Fraksinasi logam mangan dalam sedimen menunjukkan pada fraksi non resisten yang terdiri dari fraksi pertukaran ion, fraksi terikat kabonat, fraksi reduksi dan fraksi oksidasi mempunyai nilai berkisar antara 38,94 mg/kg – 102,96 mg/kg, sedangkan pada fraksi resisten atau fraksi residu konsentrasi Mn dalam sedimen berkisar antara 41,63 mg/kg – 201,20 mg/kg. Distribusi keterikatan mangan dalam sedimen pada 9 lokasi di Sendang Biru berkisar antara 81,81 mg/kg – 276,30 mg/kg dan rata-rata konsentrasi mangan dalam sedimen Sendang Biru sebesar 138,90 mg/kg. Berdasarkan National Sediment Quality Survey US EPA (2004) nilai tersebut masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan yaitu sebesar 284,77 mg/kg. Hal ini menunjukkan bahwa logam Mn dalam sedimen Sendang Biru secara umum tidak berbahaya bagi organisme perairan, kemungkinan disebabkan pengaruh aktivitas alam.