SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PengembanganBahanAjar Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur dengan Model PembelajaranLearning Cycle 5E untuk Peserta Didik SMA/MA Kelas X Program IPA

Elisa Amalia

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan hasil pengamatan dan pengalaman selama Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) di salah satu sekolah di kota Malang, buku paket kimia Kurikulum 2013 tidak sepenuhnya digunakan. Guru masih perlu melengkapi dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), khususnya pada materi struktur atom dan tabel periodik unsur. Hal ini dikarenakan soal latihan yang ada pada buku paket dirasakan kurang oleh guru. Hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa peserta didik banyak mengalami kesulitan dalam memahami materi struktur atom dan tabel periodik unsur. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dikembangkannya bahan ajar dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengembangkan bahan ajar materi Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur menggunakan modellearning cycle5E, (2) untuk mengetahui validitas/kelayakan bahan ajar hasil pengembangan, dan (3) melakukan uji keterbacaan secara terbatas pada bahan ajar hasil pengembangan.

Penelitian dan pengembangan ini mengadaptasi dari model pengembangan 4D menurut Thiagarajan dengan modifikasi. Penelitian dan pengembangan ini hanya sampai tahap tiga (develop). Untuk bahan ajar hasil pengembangan selanjutnya dilakukan uji kelayakan isi oleh validator yaitu, satu dosen kimia dan dua guru kimia SMA, selanjutnya uji keterbacaan pada peserta didik kelas X SMA. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket yang berisi skor penilaian disertai komentar dan saran. Penilaian yang diperoleh kemudian dianalisis dan digunakan sebagai pedoman untuk melakukan revisi.

 

Hasil pengembangan berupa buku guru dan buku peserta didik dengan model pembelajaran learning cycle 5E pada materi struktur atom dan tabel periodik unsur. Hasil validasi isi bahan ajar (buku peserta didik dan buku guru) oleh validator, menunjukkan bahwa secara rata-rata memiliki nilai 85,96 dengan kriteria sangat layak. Hasil uji keterbacaan adalah 85,31 dengan kriteria sangat mudah dipahami dan menarik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan sangat layak untukdigunakan baik oleh peserta didik maupun guru, serta keterbacaan bahan ajar sangat mudah dipahami oleh peserta didik.