SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pendekatan Saintifik dengan Mengeksplisitkan Hakikat Sains dan Berpikir Kritis pada Materi Benzena dan Turunannya

Rizky Wahyu Lestari

Abstrak


 ABSTRAK

 

 

Lestari, Rizky Wahyu. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pendekatan Saintifik dengan Mengeksplisitkan Hakikat Sains dan Berpikir Kritis pada Materi Benzena dan Turunannya. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Sri Rahayu, M.Ed., Ph.D. (2) Dr. Aman Santoso, M.Si.

 

Kata kunci: bahan ajar, pendekatan saintifik, hakikat sains, berpikir kritis

 

Kurikulum 2013 menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dalam proses pembelajaran, sehingga sumber belajar juga harus mengacu pada pendekatan saintifik. Bahan ajar menggunakan pendekatan saintifik dan mengeksplisitkan kemampuan berpikir kritis akan lebih efektif dalam mengkonstruk dan mengembangkan kemampuan sains peserta didik bila memasukkan aspek hakikat sains (NOS) di dalamnya. Namun berdasarkan analisis pendahuluan yang dilakukan, bahan ajar materi benzena dan turunannya yang tersedia saat ini menunjukkan bahwa aspek pendekatan saintifik masih belum dimunculkan. Selain itu, buku tersebut belum mengeksplisitkan hakikat sains dan belum menerapkan soal berpikir kritis secara memadai. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 pada materi benzena dan turunannya dengan menggunakan pendekatan saintifik, serta mengeksplisitkan hakikat sains dan berpikir kritis.

Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D yang meliputi tahap perencanaan (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate), namun untuk tahap penyebaran (Disseminate) tidak dilakukan. Bahan ajar yang dikembangkan, terdiri dari buku siswa dan buku guru. Validasi bahan ajar dilakukan oleh validator yang terdiri dari satu validator ahli materi, yaitu dosen dari Jurusan Kimia UM dan dua validator ahli pembelajaran, yaitu guru Kimia SMA/MA.

Validasi dari produk pengembangan bahan ajar menghasilkan data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif digunakan untuk mengetahui kelayakan produk dan diperoleh presentase sebesar 76,79% untuk buku siswa dengan kriteria layak dan 77,78% untuk buku guru dengan kriteria layak juga. Sedangkan, data kualitatif berupa saran dan komentar digunakan untuk revisi bahan ajar. Berdasarkan hasil validasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis pendekatan saintifik dengan mengeksplisitkan hakikat sains dan berpikir kritis pada materi benzena dan turunannya layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.