SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Aspek-Aspek Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 2 Lamongan Semester Gasal Tahun Ajaran 2016/2017

Tisna Dyahfita

Abstrak


ABSTRAK

 

Dyahfita, Tisna. 2017. Kajian Aspek-Aspek Higher Order Thinking Skills   (HOTS) pada Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 2 Lamongan.Semester   Gasal Tahun Ajaran 2016/2017. Pembimbing: (1) Herunata, S.Pd., M.Pd,   (II) Dr. H. Yudhi Utomo, M.Si.

 

Kata kunci: keterlaksanaan pembelajaran, HOTS

Pada abad ke-21 ini perkembangan teknologi menjadi sangat pesat dan cepat serta perkembangan masyarakat yang semakin kritis dengan tuntutan terhadap layanan, kualitas, dan produk terutama dalam dunia pendidikan menjadi semakin tinggi. Pendidikan berkontribusi terhadap sumber daya manusia yang berkualitas yaitu memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dilakukan melalui proses pembelajaran salah satunya pembelajaran kimia. Pembelajaran kimia di SMA/MA bukan hanya transfer pengetahuan dan keterampilan tapi juga membangun kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk memenuhi kemampuan abad ke-21 dan memenuhi kompetensi inti dalam kurikulum 2013. Substansi penelitian ini untuk mengetahui aspek-aspek HOTS pada pembelajaran kimia karena untuk dapat memenuhi kompetensi inti dalam kurikulum 2013, guru membantu peserta didik dengan pembelajaran berbasis HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek HOTS pada pembelajaran kimia yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan keterlaksanaan pembelajaran kimia serta hasil belajar kognitif (KI-3) peserta didik SMA Negeri 2 Lamongan semester gasal tahun ajaran 2016/2017.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 5 guru kimia dan 565 peserta didik kelas X, XI, XII. Sampel penelitian terdiri dari 3 guru kimia dan 90 peserta didik dari kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 2 Lamongan. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket menggunakan instrumen checklist lembar penilaian dokumen RPP dan silabus, angket pelaksanaan pembelajaran peserta didik dan guru serta lembar tabulasi hasil belajar kognitif (KI-3). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif menggunakan persentase dan kriteria penilaian dan analisis deskriptif menggunakan nilai rerata.

 

Hasil penelitian pada SMA Negeri 2 Lamongan menunjukkan bahwa aspek-aspek HOTS pada pembelajaran kimia yang ditinjau dari: (1) perencanaan pembelajaran kimia mencapai 57% termasuk dalam kriteria cukup baik; (2) pelaksanaan pembelajaran kimia mencapai 67% termasuk dalam kriteria baik; (3) keterlaksanaan pembelajaran kimia mencapai 59% termasuk dalam kriteria cukup baik; dan (4) hasil belajar kognitif (KI-3) mencapai 84.ateri lain. an.