SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MIND MAP PADA MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA KELAS XI SMAN 10 MALANG PADA MATERI HIDROLISIS GARAM

Lydia Rohmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohmawati, Lydia. 2017. Pengaruh Mind Map Pada Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas XI SMAN 10 Malang Pada Materi Hidrolisis Garam. Skripsi, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H Parlan, M.Si, (II) Oktavia Sulistina, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci : model pembelajaran inkuiri terbimbing, mind map, hasil belajar kognitif,  kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Hasil PISA menunjukkan skor sains Indonesia (403) dibawah rata-rata skor negara OECD (493), dimana kimia merupakan salah satu cabang sains yang dievaluasi dalam PISA. Hidrolisis garam sebagai salah satu materi yang dipelajari dalam kimia. Ketuntasan belajar siswa terhadap materi ini cukup rendah, yaitu sebesar 56% di Brawijaya Smart School Malang, sedangkan tingkat pemahaman konsep dan algoritmik siswa pada materi  ini tergolong rendah berturut-turut sebesar 27,2% dan 15,8% di SMAN 10 Malang. Cukup rendahnya hasil belajar kognitif siswa, tingkat pemahaman konsep, algoritmik, dan hasil sains Indonesia dalam PISA diduga karena siswa kurang mengaitkan konsep, mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan kurang didisiplinnya siswa untuk belajar. Untuk itu diperlukan model pembelajaran yang konstruktivistik yaitu inkuiri terbimbing, sebagai upaya untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, disamping itu kedisiplinan siswa untuk mengorganisir dan mengaitkan konsep yang telah diperoleh dapat dilakukan dengan memberikan tugas membuat mind map. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing baik yang disertai mind map maupun tanpa mind map, (2) mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang disertai mind map maupun tanpa  mind map, (3) korelasi antara kemampuan membuat mind map dengan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa yang dibelajarkan menggunakan  model pembelajaran inkuiri terbimbing yang disertai mind map pada siswa kelas XI MIPA SMAN 10 pada materi hidrolisis garam.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian eksperimental semu (quasy experimental design) dengan model posttest only control group design. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh kelas XI MIPA-6F4 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA-6G4 kelas kontrol. Kelas eksperimen dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing disertai mind map dan kelas kontrol dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing tanpa mind map. Instrumen yang digunakan berupa instrumen perlakuan (silabus, RPP, LKS) dan instrumen pengukuran (soal tes dan lembar observasi). Analisis data menggunakan analisis diskriptif dan analisis statistik. Analisis statistik menggunakan bantuan program SPSS 21.0 for windows.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran menggunakan inkuiri terbimbing yang disertai mind map maupun tanpa disertai mind map telah terlaksana dengan sangat baik; (2) Ada perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang disertai mind map (𝑥̅= 83,72) dengan siswa yang dibelajarkan tanpa mind map (𝑥̅= 77,63), dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang disertai mind map (𝑥̅=76,13) dengan siswa yang dibelajarkan tanpa mind map (𝑥̅= 70,03); (3) Ada korelasi antara kemampuan membuat mind map dengan hasil belajar kognitif siswa (r = 0,567), dan korelasi (r = 0,528) antara kemampuan membuat mind map dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang dibelajarkan dengan  model pembelajaran inkuiri terbimbing disertai mind map.