SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pendekatan Saintifik dengan Mengeksplisitkan Hakikat Sains (NOS) dan Berpikir Kritis pada Materi Polimer dan Biomolekul (Karbohidrat, Protein, dan Lipid)

Defitra Mardiana

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurikulum 2013 menyarankan penggunaan pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pendekatan ini menerapkan lima pengalaman belajar yang diharapkan mampu meningkatkan literasi sains siswa yang saat ini telah menjadi tujuan utama pendidikan sains di sekolah menengah. Terdapat dua aspek kunci yang dapat dieksplisitkan dalam pembelajaran demi tercapainya literasi sains, yaitu hakikat sains dan kemampuan berpikir kritis. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan berlangsung secara efektif apabila disertai dengan pengeksplisitan hakikat sains dan kemampuan berpikir kritis. Salah satu cara untuk mengeksplisitkan hakikat sains dan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran adalah dengan memasukkan kedua aspek tersebut dalam bahan ajar. Namun, bahan ajar polimer dan biomolekul yang memenuhi kriteria tersebut saat ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk bahan ajar berbasis pendekatan saintifik dengan mengeksplisitkan hakikat sains dan berpikir kritis pada materi polimer dan biomolekul, dan (2) mengetahui kelayakan produk bahan ajar yang telah dikembangkan.

Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Model ini meliputi beberapa tahap, yaitu pembatasan (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop) sedangkan tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan. Untuk mengetahui kelayakan bahan ajar, pada tahap akhir dilakukan validasi oleh dua validator ahli materi (dosen kimia) dan dua validator pengguna (guru kimia) dengan mengisi angket tanpa melaksanakan eksperimen di kelas. Bahan ajar dinyatakan layak digunakan bila interpretasinya ≥ 61%.

Bahan ajar yang dihasilkan berupa buku siswa dan buku guru. Buku siswa berbasis langkah-langkah pembelajaran pendekatan saintifik dengan mengeksplisitkan hakikat sains pada sajian materi dan berpikir kritis pada soal-soal. Buku guru berisi pengantar mengenai alur saintifik, aspek hakikat sains, aspek berpikir kritis, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan petunjuk penggunaan buku siswa. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator terhadap buku siswa dan buku guru menunjukkan persentase rata-rata sebesar 92,00% untuk buku siswa dan 96,71% untuk buku guru. Berdasarkan kriteria kelayakan, dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan bahan ajar yang telah dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.