SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penentuan Kandungan Fe, Ni, dan Mn dalam Sedimen di Pelabuhan Sendang Biru secara Fraksinasi menggunakan Metode BCR

Ida Farida

Abstrak


Tiga jenis logam berat yang dominan terdapat pada sedimen di Pelabuhan Sendang Biru, Malang yaitu Fe,Ni, dan Mn. Ketiga logam berat tersebut diduga merupakan kontaminan yang berasal dari antropogenik di sekitar pelabuhan. Logam berat yang berasal dari antropogenik akan tertahan pada fraksi nonresidual dalam sedimen. Adanya perubahan lingkungan perairan baik secara alami maupun antropogenik dapat mempengaruhi keberadaan logam berat tersebut dalam sedimen.Logam berat yang larut ke perairan dapat memberikan dampak negatif pada sistem ekologis dan biologis.Dalam rangka monitoring konsentrasi logam dan status sedimen di Pelabuhan Sendang Biru, dilakukan fraksinasi ketiga logam tersebut menggunakan metode BCR.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode BCR efektif me-leachingFe dan Ni, tetapi kurang efektif me-leachingMn pada sedimen Pelabuhan Sendang Biru.Metode BCR mampu me-leachingFe dan Ni secara presisi dan akurat, namun tidak mampu me-leachingMn secara akurat.Hasil fraksinasi Fe,Ni, dan Mnpada sedimen Pelabuhan Sendang Biru menunjukkan Fe dominan pada fraksi residual, sedangkan Ni dan Mn dominan pada fraksi nonresidual. Fe dominan pada fraksi residual mengindikasikan bahwa Fe terikat dengan silikat dan alumina dalam mineral alami sedimen, sedangkan Ni dan Mn dominan pada fraksi nonresidual mengindikasikan bahwa kedua logam tersebut berasal dari antropogenik. Ditinjau dari konsentrasi masing-masing logam berat, sedimen Pelabuhan Sendang Biru maksimal terkontaminasi moderat oleh Ni dan terkontaminasi rendah oleh Fe dan Mn. Namun, ditinjau dari total konsentrasi logam berat sedimen Pelabuhan Sendang Biru terkontaminasi rendah oleh Fe,Ni, dan Mn.

Kata Kunci: sedimen, fraksinasi logam, metode BCR