SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Perangkat Penilaian Kinerja Laboratorium Mata Pelajaran Kimia SMA/MA Kelas XII Semester I

YULI MULYANINGTIAS

Abstrak


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan kurikulum yang saat ini diterapkan di Indonesia. Penilaian dalam KTSP dituntut bersifat otentik. Penilaian
harus mencakup tiga aspek kemampuan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Bentuk dan teknik yang biasa dilakukan antara lain penilaian kinerja (performance), penilaian hasil kerja (produk), penilaian portofolio, dan penilaian sikap. Penilaian ini menilai berbagai aspek kemampuan siswa selama proses dan hasil pembelajaran. Pada hakikatnya ilmu kimia adalah ilmu pengetahuan yang berlandaskan percobaan yang lahir, terus tumbuh dan berkembang atas percobaan-percobaan di laboratorium. Pembelajaran kimia dan penilaian hasil belajar kimia harus memperhatikan karakteristik ilmu kimia sebagai proses dan produk. Dalam pendidikan kimia modern, pembelajaran
kimia dengan menggunakan kegiatan laboratorium. Oleh karena itu, penilaian yang paling sesuai untuk menilai kegiatan praktikum di laboratorium adalah dengan
menggunakan penilaian unjuk kerja (performance assessment). Untuk menilai kinerja siswa, maka dibutuhkan sebuah instrumen penilaian yang bisa mengukur kemampuan siswa selama praktikum. Sejauh ini guru kesulitan dalam membuat instrumen tersebut.
Tujuan utama penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa perangkat penilaian kinerja laboratorium mata pelajaran kimia SMA/MA Kelas XII
Semester I. Materi pokok meliputi Sifat Koligatif  Larutan (Kenaikan Titik Didih Larutan dan Penurunan Titik Beku Larutan) dan Sel Elektrokimia (Sel Volta, Sel Elektrolisis,
Korosi, dan Penyepuhan). Model pengembangan perangkat penilaian kinerja laboratorium mata pelajaran
kimia Kelas XII Semester I ini mengacu pada model 4-D. Akan tetapi, karena keterbatasan waktu maka dilakukan hanya sampai pada D yang ketiga. Langkah-langkah
pengembangan yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) pembatasan (define); (2) perancangan (design); (3) pengembangan (develop). Desain validasi pada pengembangan perangkat penilaian ini dilakukan sampai pada validasi isi. Data diperoleh dari 5 validator, yang terdiri dari 2 dosen kimia UM dan 3 guru SMA/MA. Instrumen pengumpulan data validasi pada penelitian ini adalah angket/kuesioner dengan skala Likert 4 tingkatan dan lembar saran. Data yang diperoleh berupa skor penilaian dan tanggapan dari validator yang digunakan untuk menentukan validitas perangkat penilaian
yang dikembangkan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis persentase rata-rata. Hasil penelitian pengembangan ini adalah Perangkat Penilaian Kinerja
Laboratorium Mata Pelajaran Kimia SMA/MA Kelas XII Semester I. Perangkat penilaian ini terdiri dari 2 bagian, yaitu pedoman praktikum (untuk guru) dan instrumen penilaian (afektif, kognitif, dan psikomotorik). Hasil validasi perangkat penilaian ini mencapai tingkat validitas 93% yang berarti bahwa perangkat penilaian yang dikembangkan layak digunakan sebagai bagian perangkat penilaian untuk menilai kegiatan praktikum di laboratorium. Walaupun demikian, efektivitas penggunaan perangkat penilaian ini masih perlu diteliti lebih lanjut melalui kegiatan implementasi di kelas.