SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembuatan dan Karakterisasi Adsorben Silika-Karagenan untuk Mengikat Ion Pb2+dengan Ion Pengganggu Cd2+

Chariztya Anggita Maharani

Abstrak


ABSTRAK

 

Ion Pb2+dan Cd2+ adalah ion logam berat yang mudah larut dalam air dan menyebabkan gangguan kesehatan manusia. Biasanya ion-ion logam berat ini dihasilkan dari limbah industri seperti penyamakan kulit, semen, dan tekstil, sehingga perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang kelingkungan. Salah satu cara penanggulangan adalah dengan cara adsorpsi. Pada penelitian ini digunakan adsorben silika-karagenan yang digunakan untuk mengadsorpsi ion Pb2+dan Cd2+. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) membuat dan mengkarakterisasi adsorben silika-karagenan serta karakter adsorben yang diperoleh, (2) mengetahui profil adsorpsi campuran Pb2+ dan Cd2+ menggunakan adsorben silika-karagenan dengan metode KLT, (3) mengetahui profil adsorpsi Pb2+ menggunakan adsorben silika-karagenan dengan metode batch, dan (4) mengetahui pengaruh Cd2+ sebagai ion pengganggu terhadap adsorpsi Pb2+ dengan menggunakan adsorben silika-karagenan.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium Jurusan Kimia, Universitas Negeri Malang. Penelitian yang dilakukan terdiri dari empat tahap, meliputi (1) pembuatan adsorben dan karakterisasinya yang meliputi massa jenis, uji kadar air, uji kadar abu, SEM, dan FT-IR, (2) aplikasi kemampuan adsorben untuk mengadsorpsi campuran Pb2+ dan Cd2+ dengan metode KLT, (3) aplikasi untuk mengadsorpsi Pb2+ dengan metode batch, dan (4) analisis pengaruh keberadaan Cd2+ sebagai ion pengganggu terhadap adsorpsi Pb2+ dengan menggunakan adsorben silika-karagenan.

Hasil penelitian adalah: (1) Silika-karagenan memiliki massa jenis 1.10 g/cm3, kadar air 2.10%, kadar abu 81.80%, dan daya serap iod 21.80%. Uji karakterisasi adsorben silika-karagenan menggunakan SEM menunjukkan bahwa struktur adsorben tidak rata dengan bentuk partikel globular dengan dimensi jangkauan di bawah 100 nm. Pada uji FT-IR menunjukkan adanya pita serapan umum yang muncul yaitu gugus siloksan (≡Si-O≡), silanol (≡Si-OH-) pada silika dan gugus –OH pada karagenan, (2) Campuran ion Pb2+ dan Cd2+ tidak dapat terelusi pada plat KLT, (3) adsorpsi dengan menggunakan metode batch menunjukkan persen adsorpsi Pb2+ kurang dari 50% pada adsorben silika-karagenan, dan (4) keberadaan Cd2+ sebagai ion pengganggu menurunkan keterserapan Pb2+ pada adsorben silika-karagenan.