SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Identifikasi Pemahaman Konsep dan Miskonsepsi Siswa SMA serta Mahasiswa Pendidikan Biologi pada Topik Sel Menggunakan Instrumen Three Tier Multiple Choice Test

ananda iza mahendra

Abstrak


ABSTRAK

Mahendra, Ananda Iza. 2016. Identifikasi Pemahaman Konsep dan Miskonsepsi Siswa SMA serta Mahasiswa Pendidikan  Biologi pada Topik Sel Menggunakan Instrumen Three Tier Multiple Choice Test. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hadi Suwono, M.Si., (II) Drs. Masjhudi, M.Pd

Kata kunci: pemahaman, konsep, miskonsepsi, sel, three tier multiple choice test

Pembelajaran biologi, terutama pada topik sel merupakan pembelajaran yang abstrak. Adanya pembelajaran yang abstrak membuat siswa mendapatkan hasil belajar yang rendah.  Adanya hasil belajar siswa yang rendah, dapat diketahui bahwa siswa belum memahami konsep-konsep sel secara benar. Sehingga akan berdampak pada hasil prestasi siswa. Berdasarkan program TIMSS (Trends In International Mathematic  and Science Study) hasil belajar sains menunjukkan pada tahun 2011 peringkat Indonesia berada di 41 dari 43 negara. Salah satu penyebab rendahnya skor pencapaian ilmu tersebut adalah kualitas pendidikan di Indonesia. Kualitas pendidikan yang tidak baik akan berdampak pada  pemahaman konsep yang lebih lanjut sehingga akan mengalami kesulitan dalam memahami konsep biologi selanjutnya dan akan menimbulkan miskonsepsi. Miskonsepsi dapat disebabkan oleh berbagai sumber, di antaranya guru. Mahasiswa pendidikan biologi sebagai salah satu calon guru juga bisa mengalami miskonsepsi. Miskonsepsi perlu diidentifikasi dan salah satu instrumen diagnostik yang efektif dan efisien yaitu three tier multiple choice test. Instrumen ini terdiri dari tiga tingkat (tier), tingkat (tier) pertama terdiri dari pilihan ganda, tingkat (tier) kedua terdiri atas pilihan alasan yang mengacu pada pilihan ganda, dan tingkat (tier) ketiga terdiri dari tingkat keyakinan.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel 153 siswa dari lima sekolah menengah atas di Kota Malang tahun ajaran 2015/2016 dan 51 mahasiswa pendidikan biologi Universitas Negeri Malang tahun akademik 2015/2016. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyusun alat diagnostik three tier multiple choice test yaitu (1) melakukan wawancara (2) melakukan tes (3) menyusun instrumen three tier multiple choice test dan validasi isi. Instrumen ini berjumlah 31 pertanyaan dengan 4 alasan alternatif pilihan ganda dan 4 alternatif pilihan alasan jawaban disertai dengan pilihan tingkat keyakinan. Hasil analisis itu dipersentasekan dan korelasi uji Pearson.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata persentase pemahaman konsep siswa yaitu 21,2%, rerata persentase tidak memahami yaitu 33,6% dan rerata persentase miskonsepsi yaitu 45,2%. Sedangkan rerata persentase pemahaman mahasiswa yaitu 57,6%, rerata persentase tidak memahami yaitu 20,6%, dan rerata persentase miskonsepsi yaitu 21,9%. Uji korelasi Pearson antara pemahaman mahasiswa dengan pemahaman siswa menunjukkan nilai sig (0,00) dan koefisien korelasi sebesar (0,679), artinya ada hubungan yang signifikan dan cukup berkorelasi antara pemahaman mahasiswa dengan siswa SMA. Kemudian uji korelasi pada miskonsepsi mahasiswa dengan miskonsepsi siswa menunjukkan nilai sig (0,001) dan koefisien korelasi sebesar (0,559), artinya ada hubungan yang signifikan dan cukup berkorelasi antara miskonsepsi mahasiswa dengan siswa SMA.

 

 

 

ABSTRACT

Mahendra, Ananda Iza. 2016. Identification of Understanding Concepts and Misconceptions High School Students and College Students on topics Cell Biology Instruments Three Tier Using Multiple Choice Test. Thesis, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Hadi Suwono, M.Sc., (II) Drs. Masjhudi, M.Pd

Keyword: understanding, concept, misconceptions, cell, three tier multiple choice test

 

Learning biology, especially on the topic of cell is an abstract learning. The existence of abstract learning makes students get low learning outcomes. The existence of student which has low learning outcome, can be seen that the students do not understand the concepts of cell correctly. So it will have an impact on student achievement results. Based on the program TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) study science results showed in 2011 Indonesia was ranked in 41 of 43 countries. One of cause of low scores science achievement is the quality of education in Indonesia. The quality of education is not good will have an impact on understanding the concept further. So it will have difficulty in understanding the biological concept further and will lead to misconceptions. Misconceptions can be caused by a variety of sources, including teachers. Students of biology education as one of the prospective teachers may also have misconceptions. Misconceptions need to be identified and one diagnostic instrument effective and efficient is a three tier multiple choice test. The instrument consists of three levels (tier), level (tier) The first consists of multiple choice, the level (tier) both consist of a choice of reasons which refers to the multiple-choice, and the level (tier) consists of three levels of confidence

This research is a descriptive study with a sample of 153 students from five secondary schools in Malang academic year 2015/2016 and 51 students of biology education, State University of Malang academic year 2015/2016. The steps undertaken in developing diagnostic tools tier three multiple choice test: (1) conducting interviews (2) test (3) develop instruments three tier multiple choice test and validate the content. These instruments are 31 questions with four alternative reasons and four multiple-choice answers alternative grounds accompanied with a choice of confidence level. The results of that analysis is presented and Pearson correlation tested

The results showed that the average percentage of students' whom understanding the concepts is 21.2%, the average percentage who does not understand is 33.6% and the average percentage of misconceptions is 45.2%. While the average percentage of student college understanding is 57.6%, the average percentage who does not understand is 20.6%, and the mean percentage of misconceptions is 21.9%. Pearson correlation test between the understanding of students with an understanding of the students showed sig (0.00) and the correlation coefficient of (0.679), it is mean that there is a significant relationship between the understanding and reasonably correlated students with high school students. Then the correlation test on college student misconceptions with misconceptions students showed sig (0.001) and the correlation coefficient of (0,559), meaning that there is a significant relationship and quite correlated between misconceptions between college students with high school students.