SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Ajar Kimia pada Pokok Bahasan Materi dan Perubahannya untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta didik SMP/MTs

kurnia annisa

Abstrak


Materi dan perubahannya merupakan konsep dasar dalam memahami konsep-konsep yang ada dalam kimia. Materi dan perubahannya merupakan  pokok bahasan yang dianggap sulit oleh peserta didik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dan kesalahan konsep (miskonsepsi) terhadap pokok  bahasan tersebut. Penyebab kesulitan dan kesalahan konsep antara lain model mental peserta didik yang kurang sesuai dengan model konseptual dan penjelasan yang kurang tepat dari guru maupun buku ajar. Berdasarkan hal tersebut perlu pengembangan buku ajar untuk menyesuaikan model mental peserta didik dengan model konseptual, sehingga pemahaman peserta didik mengalami peningkatan. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan buku ajar pada pokok bahasan materi dan perubahannya yang layak untuk peserta didik SMP.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan, yang mengacu pada model 4-D (four D-models) yang meliputi 4 tahap, yaitu define (perencanaan), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Penelitian dan pengembangan ini terbatas pada tahap define, design, develop tanpa melakukan tahap disseminate Buku ajar hasil pengembangan divalidasi oleh 3 validator yaitu satu dosen Kimia UM dan dua guru IPA dari SMPN 2 Mojowarno dan SMPN 1 Singosari, dan uji keterbacaan dilakukan pada 10 peserta didik kelas VII SMPN 1 Singosari. Data hasil validasi dan uji keterbacaan terdiri dari dua jenis yaitu data kuantitatif diperoleh dari perhitungan nilai rata-rata untuk mengetahui kelayakan buku ajar dan data kualitatif berupa komentar, kritik, dan saran dari validator untuk memperbaiki buku ajar yang dikembangkan.

Produk hasil pengembangan berupa buku ajar kimia pada pokok bahasan materi dan perubahannya. Hasil validasi buku ajar oleh validator menunjukkan bahwa kelayakan komponen isi sebesar 89%, komponen penyajian sebesar 91%, komponen kegrafisan sebesar 91%, dan komponen bahasa sebesar 73%. Rata-rata persentase kelayakan buku ajar yang diperoleh sebesar 86% dengan kriteria sangat layak digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa buku ajar layak digunakan sebagai buku suplemen. Buku ajar hasil pengembangan ini memiliki beberapa kelebihan antara lain: (1) buku ajar ini menyajikan hubungan antara fenomena (peristiwa) dengan gambaran submikroskopik partikel penyusun materi dan (2) penyajian pokok bahasan berdasarkan data hasil penelitian tentang kesulitan dan miskonsepsi pada pokok bahasan materi dan perubahannya. Hasil uji keterbacaan oleh peserta didik menunjukkan persentase kelayakan sebesar 82% dengan kriteria layak digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa buku ajar layak digunakan oleh peserta didik. Buku ajar hasil pengembangan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai buku pendamping bagi guru  maupun peserta didik.