SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Kompos Organik TPA Tlekung sebagai Adsorben Tembaga

alfian akhmad fauzi

Abstrak


ABSTRAK

 

TPA Tlekung, Batu menghasilkan lindi dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kompos merupakan salah satu alternatif adsorben yang dapat menyerap kandungan logam berat pada lindi. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui karakteristik fisika-kimia lindi TPA Tlekung, Batu, 2) mengetahui karakteristik fisika-kimia kompos TPA Tlekung, Batu, 3) menentukan perbandingan massa adsorben terhadap volume adsorbat dan waktu kontak efektif pada proses adsorpsi tembaga olehkompos TPA Tlekung, Batu. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu1) karakterisasi fisika-kimialindi TPA Tlekung, Batu, 2) karakterisasi fisika-kimia kompos TPA Tlekung, Batu, 3) penentuan perbandingan massa adsorben : volume sampel dan waktu kontak optimal pada proses adsorpsi tembaga menggunakan kompos TPA Tlekung, Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lindi TPA Tlekung, Batu sebagai berikut temperatur= 24,60C; TSS= 1.667,67 mg/L; TDS= 11480 mg/L; turbiditas= 132 mg/L; pH= 8; DO= 0,16 mg/L; BOD5= 41,69 mg/L; COD= 1973,33 mg/L; TOC = 1.570 mg/L; tembaga= 0,124 mg/L; rasio BOD5/COD= 0.02. Karakteristik kompos TPA Tlekung, Batu sebagai berikut pH = 7; kadar air = 20.74%; berwarna coklat; tembaga = 17.20 mg/kg sehingga kompos dapat digunakan sebagai adsorben tembaga. Dari hasil penelitian diperoleh perbandingan massa kompos : volume sampel yang optimal untuk mengadsorpsi tembaga adalah 2.5 g kompos : 100 mL larutan Cu(NO3)2 0,2 ppm dengan waktu kontak efektif selama 16 jam, persentase reduksi konsentrasi tembaga yang tercapai adalah 36.18%.

 

Kata kunci : Tembaga, lindi, kompos, adsorpsi