SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran berbasis Multimedia pada Mata Pelajaran Kimia Bahasan Kepolaran Molekul

ILMIYAH NUR RAHMATIKA

Abstrak


Kepolaran molekul merupakan salah satu bahasan dasar dalam ilmu kimia. Dalam proses mempelajari kepolaran molekul membutuhkan cara berpikir dengan simbol, model dan visualisasi struktur ruang dari molekul dalam tiga dimensi. Jika peserta didik tidak belajar dengan cara berpikir tersebut, maka akan mengalami kesulitan dalam mempelajari kepolaran molekul. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang dapat memberikan representasi pada tingkat makroskopik, sub-mikroskopik, dan simbolik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran kimia bahasan kepolaran molekul. 

 

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (four D-models) yang dikemukakan oleh Thiagarajan dengan tahapan pengembangan antara lain: (1) perencanaan (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), (4) penyebaran (disseminate). Tahap penyebaran pada penelitian ini tidak dilakukan, hal ini merupakan keterbatasan pada penelitian dan pengembangan yang dilakukan. Penilaian terhadap produk penelitian dilakukan melalui validasi dan uji keterbacaan media. Validasi dilakukan oleh 1 orang dosen dan 2 orang guru kimia SMA yang menilai media pembelajaran dari aspek tampilan media dan isi materi. Sedangkan uji keterbacaan media dilakukan oleh 10 orang peserta didik untuk mengetahui kemenarikan, kejelasan, dan kemudahan dalam mengoperasikan media pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh pada proses validasi dari segi tampilan media dan isi materi masing-masing sebesar 84.85% dan 92.40% yang berarti memenuhi kriteria valid. Selain itu, media pembelajaran ini telah diujicobakan pada 10 orang peserta didik dan mendapatkan nilai sebesar 87.75% yang memenuhi kriteria layak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk media ini telah dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.