SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATERI HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA BERBASIS DISCOVERY LEARNING untuk KELAS X PROGRAM IPA SEKOLAH MENENGAH ATAS

Aidha Fajariana Prikarti Salam

Abstrak


Abstrak

 

Salam, Aidha Fajariana Prikarti. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Materi Hukum-Hukum Dasar Kimia Berbasis Discovery Learning Untuk Kelas X Program IPA Sekolah Menengah Atas. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. H. Drs. Effendy, M. Pd, Ph.D; (II) Drs. Muhadi.

 

Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar, Hukum-Hukum Dasar Kimia, Discovery Learning.

 

Hukum-Hukum Dasar Kimia merupakan salah satu materi yang dipelajari oleh siswa SMA/MA kelas X program IPA. Materi ini mencakup konsep-konsep abstrak dan perhitungan yang menyangkut aspek kuantitatif kimia. Konsep-konsep abstrak dalam materi ini cenderung hanya dipahami oleh siswa yang telah mengembangkan kemampuan berpikir formal. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMA belum mengembangkan kemampuan berpikir formal. Hal ini menyebabkan siswa cenderung mengalami kesulitan dalam mempelajari materi ini. Selamai ini pembelajaran pada materi ini cenderung didominasi oleh pendekatan verifikasi. Hasil penelitian melaporkan bahwa pendekatan ini tidak efektif dalam pengembangan kemampuan berpikir siswa karena tidak melibatkan siswa dalam mengkonstruk konsep. Kemampuan siswa untuk memahami konsep-konsep abstrak kemungkinan meningkat ketika pendekatan pembelajaran yang digunakan optimal dalam pengembangan kemampuan berpikir formal siswa. Discovery Learning merupakan pendekatan yang diharapkan memenuhi tuntutan tersebut. Discovery Learning merupakan sebuah pendekatan yang melibatkan siswa aktif mengkonstruk konsep melalui serangkaian aktifitas. Aktifitas ini penuh dengan rangsangan intelektual yang berpotensi untuk mengembangkan kemampuan berpikir formal siswa. Hal ini membuat siswa lebih mudah dalam mempelajari konsep-konsep abstrak dan hasil belajar kognitif mereka akan cenderung lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasis Discovery Learning pada materi Hukum-hukum Dasar Kimia serta menguji kelayakan dan keefektifannya.

Model yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar mengadopsi model pengembangan Plomp (1997) yang terdiri dari lima fase: (1) investigasi awal, (2) desain, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi, dan revisi, serta (5) implementasi. Fase implementasi tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan penggunaan produk. Bahan ajar yang dikembangkan terdiri dari “Buku Kerja Siswa” dan “Buku Panduan Guru”. Kelayakan Buku Kerja Siswa dari aspek isi, kebahasan, dan penyajian dinilai menggunakan instrumen panduan pengembangan bahan ajar dari BSNP 2006. Penilaian kelayakan Buku Kerja Siswa dilakukan oleh satu orang dosen kimia dan dua orang guru kimia SMA. Keefektifan Buku Kerja Siswa ditentukan berdasarkan persentase siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) setelah mengikuti pembelajaran menggunakan bahan ajar yang dikembangkan. Siswa lulus KKM jika mereka mendapat nilai minimal 76 dari nilai maksimum 100 pada tes kemampuan kognitif. Tes ini berupa tes pilihan ganda yang terdiri dari 12 butir soal konseptual dan algoritmik dengan validitas isi sebesar 97,2% dan koefisien realibilitas, dihitung menggunakan rumus Kuder-Richardson 20 (KR-20) sebesar 0,90.

Buku Kerja Siswa berisi serangkaian aktifitas yang harus ditempuh oleh siswa dalam mengkonstruk konsep. Buku Pedoman Guru berisi jawaban di setiap kegiatan dalam Buku Kerja Siswa termasuk saran untuk guru dalam membimbing siswa mengkonstruk konsep. Hasil penilaian kelayakan Buku Kerja Siswa menghasilkan rata-rata 3,3 untuk kelayakan isi, 3,3 untuk kelayakan penyajian, dan 3,4 untuk kelayakan kebahasaan dari skor maksimal 4,0. Batas ketuntasan minimal dicapai oleh 83% siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Buku Kerja Siswa yang dikembangkan layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran materi Hukum-Hukum Dasar Kimia.