SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks dari Ion [Co(C9H7N)2]2+ dan [Zn(NCS)4]2-

AHMAD MURTADHA IMADUDDIN

Abstrak


ABSTRAK

 

Imaduddin, Ahmad. Murtadha. 2015. Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks dari Ion [Co(C9H7N)2]2+ dan [Zn(NCS)4]2-. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed, Ph.D, (II) Dr. Fariati, M.Sc.

 

Kata kunci: senyawa kompleks heterointi, kation [Co(C9H7N)2]2+,  anion [Zn(NCS)4]2-

                       

CoCl2 telah dilaporkan dapat membentuk kompleks dengan ligan kuinolina, begitu juga ZnCl2 dengan tiosianat. Kompleks dari ion [Co(C9H7N)2]2+ (kation kompleks I) dan [Zn(NCS)4]2- (anion kompeks II) belum pernah disintesis. Tujuan penelitian adalah mensintesis, mengkarakterisasi serta memprediksi senyawa kompleks dari [Co(C9H7N)2]2+ dan [Zn(NCS)4]2- (kompleks III) pada perbandingan stoikiometri sebesar 1:1.

Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu: 1) sintesis kation kompleks I, anion kompleks II dan senyawa kompleks III; 2) karakterisasi senyawa kompleks hasil sintesis. Karakterisasi senyawa kompleks hasil sintesis dilakukan dengan cara: (1) uji titik lebur yaitu untuk mengetahui kompleks hasil sintesis merupakan senyawa murni dan baru; (2) uji Daya Hantar Listrik (DHL) untuk menentukan kompleks merupakan senyawa molekuler atau ionik; (3) analisis SEM (Scanning Electron Microscopy) untuk melihat morfologi permukaan kristal, analisis kandungan unsur dengan EDX (Energy Dispersive X-Ray) untuk memperoleh rumus empiris serta menghasilkan berbagai prediksi struktur senyawa kompleks  dan (4) analisis FT-IR untuk mengetahui gugus fungsi yang terdapat dalam senyawa kompleks hasil sintesis. Prediksi struktur senyawa kompleks dihitung energi bebas dengan Spartan’14. Struktur senyawa kompleks hasil sintesis yang memungkinkan adalah struktur dengan nilai energi bebas terendah dan sesuai data karakterisasi.

Senyawa kompleks hasil sintesis berupa kristal berwarna biru gelap berbentuk balok. Uji titik lebur menunjukkan bahwa senyawa kompleks melebur pada rentangan suhu 135-137oC. Berdasarkan data hasil pengukuran DHL, kompleks hasil sintesis merupakan kompleks ionik. Hasil analisis data dari EDX didapatkan perbandingan mol Co:Zn:S:N:O:K adalah sebesar 1:2:8:10:4:2 dan menghasilkan rumus empiris C29H18CoZn2K2N10O4S8. Model prediksi senyawa kompleks dibedakan berdasarkan kecenderungan pola koordinasi atom Co(II) yang berikatan dengan ligan kuinolina yaitu dengan BK = 4 dan 6. Kecenderungan ion tiosianat yang dapat membetuk jembatan juga diprediksi kompleks hasil sintesis dapat berupa senyawa molekuler heterointi. Hasil analisis FT-IR menunjukkan ligan kuinolina dan ion tiosianat terdapat di dalam senyawa kompleks hasil sintesis dengan munculnya pergeseran bilangan gelombang khas untuk gugus fungsi C=N, C≡N dan Co-O. Senyawa kompleks hasil sintesis diprediksi sebagai K2[Co(C9H7N)2(CH3OH)4][Zn(NCS)4]2 yang merupakan kompleks ionik  dengan geometri Co(II) dan Zn(II) berturut-turut adalah oktahedral dan tetrahedral terdistorsi. Posisi ligan kuinolina dapat menempati posisi trans dan cis.

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Imaduddin, Ahmad. Murtadha. 2015. Synthesis and Characterization Complex Compounds of [Co(C9H7N)2]2+ and [Zn(NCS)4]2-. Undergraduate Thesis, Chemistry Department, Faculty of Mathematics and Natural Science, State University of Malang. Advisors: (I) Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed, Ph.D, (II) Dr. Fariati, M.Sc.

 

Keywords:      complex compound, [Co(C9H7N)2]2+ ion, [Zn(NCS)4]2- ion.

 

CoCl2 is report can form a complex compound with quinoline ligand, as same as ZnCl2 with thiocyanate. Complex from [Co(C9H7N)2]2+ (cationic complex I) and [Zn(NCS)4]2- ions (anionic complex II) never been reported yet. Purpose of the research was to synthesis, characterization and predict complex compound from [Co(C9H7N)2]2+ and [Zn(NCS)4]2- ions (complex III) with mole ratio 1:1.

The research was consist of two steps: 1) synthesis of cationic complex I, anionic complex II and complex III. 2) characterization of complex compound. The characterization of complex compound involve: (1) melting point test to determine complex is pure and new compound; (2) electric conductivity test to recognize complex compound is ionic or molecular; (3) SEM to recognize the morphology of synthesized crystal, the element content analysis by Energy Dispersive X-ray (EDX) to know empirical formula of synthesized compound also predict some possible model of compound structure, and (4) the IR analysis determine functional group ini complex compound. Free energy of predictable structure is calculated with Spartan’14. The most possible structure of complex has a lowest free energy and correlated with characterization data.

The synthesized complex compound found as a dark blue crystal in cube shape. The melting point test show that synthesized complex compound has melted in 135-137oC. Electric conductivity test show that synthesized complex compound is an ionic compound. The result of EDX analysis show the atomics mole ratio of Co:Zn:S:N:O:K respectively 1:4:8:10:4:2 with C26H14CoZn2K2N10O4S8 empirical formula. Predictable model of complex is differentiated based on Co(II) coordination patterns with quinoline, there are 4 and 6 coordination numbers. Tendency of thiocyanate as bridged ligand also predict the complex can form a heterointi molecular compound. The result of IR analysis indicated synthesized complex compound contained quinoline and and thiocyanate ligands that observed from the wave-number shifting of functional groups of C=N and C≡N. Formula of synthesized complex compound was predicted as K2[Co(C9H7N)2(CH3OH)4][Zn(NCS)4]2 with cobalt and zinc geometry respectively was octahedral and distorted tetrahedral. Quinoline ligand can filled in cis and trans position.