SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Sintesis Senyawa Kompleks Dari Perak(I) Nitrat Dengan Ligan N,N`-Dietiltiourea.

Ratna Hidayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Reaksi antara AgNO3 dan ligan tiourea (tu) dengan perbandingan mol 1 : 3 menghasilkan senyawa kompleks ionik [Ag(tu)3](NO3). Struktur kation [Ag(tu)3]+ adalah trigonal planar. Ligan N,N’-dietiltiourea (detu) merupakan turunan dari tu. Detu lebih sterik daripada tu karena adanya penggantian dua atom hidrogen dengan dua gugus etil. Senyawa kompleks dari AgNO3 dan detu belum disintesis. Pergantian tu dengan detu dapat menghasilkan struktur senyawa kompleks yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah sintesis dan karakterisasi senyawa

kompleks dari AgNO3 dan ligan detu. Struktur senyawa kompleks yang dihasilkan berguna untuk mengetahui pengaruh subtituen yang ada pada ligan detu.

Sintesis senyawa kompleks dilakukan dengan mereaksikan langsung antara

AgNO3 dan ligan detu pada stoikiometri 1 : 4 dalam pelarut metanol. Uji titik lebur dilakukan untuk mengindikasikan senyawa kompleks hasil sintesis berupa baru, murni, dan memiliki kestabilan termal. Analisis dengan EDX digunakan untuk mengetahui rumus empiris senyawa kompleks. Uji daya hantar listrik (DHL) dan kualitatif  ion nitrat untuk menentukan jenis senyawa kompleks hasil

sintesis merupakan senyawa ionik atau molekuler. Berdasarkan rumus empiris dan jenis senyawa kompleks, rumus kimia dari senyawa tersebut dapat ditentukan sehingga diperoleh juga prediksi strukturnya. Energi bebas dari struktur prediksi dihitung dengan program Spartan’14. Struktur senyawa kompleks yang paling sesuai adalah struktur dengan energi bebas terendah.

Senyawa kompleks hasil sintesis dari AgNO3 dan detu berupa kristal tidak berwarna dengan titik lebur 116-118˚C. Hasil uji titik lebur mengindikasikan bahwa senyawa kompleks hasil sintesis merupakan senyawa baru, murni, dan stabil. Analisis EDX memberikan rumus empiris C15H36AgN7O3S3. Hasil uji DHL dan kualitatif ion nitrat diketahui bahwa senyawa kompleks hasil sintesis berupa kompleks ionik dengan rumus kimia [Ag(detu)3]NO3. Berdasarkan rumus kimia tersebut, terdapat dua prediksi struktur senyawa kompleks hasil sintesis yaitu monomer [Ag(detu)3NO3] dan dimer [(detu)2Ag(µ-S-(detu)2Ag(detu)2](NO3)2. Hasil perhitungan energi bebas dapat diketahui monomer [Ag(detu)3NO3] dan dimer [(detu)2Ag(µ-S-(detu)2 Ag(detu)2] (NO3)2 memiliki energi bebas berturut- turut sebesar -588,3507 kJ/mol dan -1492,1812 kJ/mol. Energi bebas dari dimer lebih rendah dari dua kali energi bebas monomer. Berdasarkan perhitungan energi bebas, struktur dimer lebih mudah terbentuk. Oleh sebab itu, senyawa kompleks hasil sintesis adalah {[(detu)2Ag(µ-S-(detu)2Ag(detu)2](NO3)2 . kation dari senyawa kompleks berupa dimer dengan geometri tetrahedral terdistorsi di sekitar atom pusatnya.