SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Program Analisis Kuantitatif secara Spektroskopi Absorpsi melalui Metode Komputasi

Irkham Arfianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Arfianto, Irkham. 2007. Pengembangan Paket Program Analisis Kuantitatif secara Spektroskopi Absorpsi melalui Metode Komputasi. Skripsi, Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Endang Budiasih, M.S, (II) Munzil S.Pd, M.Si.

 

 

Kata kunci: Spektrofotometri absorpsi, analisis kuantitatif, komputasi.

 

            Penentuan kuantitas suatu zat secara spektrofotometri absorpsi menggunakan spectronic-20, seringkali mengabaikan perbedaan ukuran kuvet yang digunakan dalam analisis. Padahal selisih absorbansi kuvet 0,01 satuan saja akan menimbulkan kesalahan analisis yang cukup signifikan. Pembuatan kurva kalibrasi, kurva standar adisi seri, dan persamaan regresi yang dilakukan secara manual seringkali mengalami penyimpangan. Selain itu belum ada kajian lebih lanjut tentang pengaruh digunakannya absorbansi mengikuti absorbansi ideal menurut hukum Lambert-Beer (0,2 - 0,8), di bawah, dan di atas absorbansi ideal hukum Lambert-Beer. Penetapan kuantitatif suatu zat secara spektrofotometri absorpsi menjadi lebih rumit untuk sampel yang terdiri dari beberapa komponen (multikomponen). Untuk itu perlu dikembangkan paket program pengolah data penentuan suatu sampel baik tunggal maupun multikomponen secara spektrofotometri absorpsi dengan menggunakan komputer.

            Rancangan pengembangan software berisi tentang pembuatan software dan pengujian software yang menyangkut akurasi/validasi software. Langkah atau prosedur pengembangan yang dilakukan dalam pembuatan paket program ini adalah; analisis masalah, membuat dan menerjemahkan algoritma ke dalam bahasa pemograman, membuat program dan melakukan uji akurasi/validasi.

Hasil pengembangan adalah sebuah paket program aplikasi yang berisi program perhitungan kuantitas zat secara spektrofotometri absorpsi, yang meliputi analisis matching kuvet, penentuan panjang gelombang maksimum, analisis secara kurva kalibrasi, standar adisi seri, standar tunggal, standar adisi tunggal, dan analisis multikomponen. Uji validasi dilakukan dengan membandingkan data hasil perhitungan manual atau program lain dengan hasil pengembangan. Data yang digunakan untuk melakukan uji validasi adalah data pengukuran AAS (Atomic Absorption Spectrofotometer) dan data analisis Spectronic-20 laboratorium kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Data uji akurasi menunjukkan persentase perbedaan analisis tidak lebih dari 1%, selain itu pengujian menggunakan uji beda (uji t) menunjukkan tidak ada perbedaan antara hasil perhitungan program dan perhitungan manual. Progam pengembangan mempunyai beberapa keunggulan dalam menentukan kuantitas suatu zat komponen tunggal maupun multikomponen yaitu kemampuan perhitungaan yang cepat, keakuratan perhitungan dan kemudahan pemakaian. Selain itu melaui beberapa manipulasi data dapat diketahui efek perhitungan kuantitas yang dihasilkan, hal ini sangat bermanfaat karena dapat digunakan sebagai sarana analisis tanpa melakukannya di laboratorium.

 

 

 


Teks Penuh: DOC PDF