SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Termokimia dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing Untuk Siswa SMA Kelas XI IPA Semester 1 Di R-SMA-BI

Ayu Endarti Kusumaningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusumaningtyas, Ayu Endarti. 2011. Pengembangan Bahan Ajar Termokimia dengan Pendekatan Inkuiri Terbimbing Untuk Siswa SMA Kelas XI IPA Semester 1 Di R-SMA-BI. Skripsi, Jurusan Kimia, Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed, (2) Herunata, S.Pd, M.Pd

 

Kata Kunci: bahan ajar, pendekatan inkuiri terbimbing, termokimia

 

Kimia merupakan salah satu mata pelajaran dalam KTSP. Pembelajaran kimia saat ini mengharuskan siswa untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dalam tingkat nasional maupun internasional. Peningkatan kualitas pembelajaran dapat ditunjang dengan pengadaan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Bahan ajar yang tersedia kebanyakan menyajikan informasi secara deskriptif yang mengharuskan siswa membaca semua konsep yang ada. Makin banyaknya Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional (R-SMA-BI) yang mengharuskan penggunaan bahasa Inggris dalam pembelajarannya dirasa semakin dibutuhkannya bahan ajar yang mampu mengakomodasi kebutuhan siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian pengembangan yaitu untuk mengetahui hasil dan kelayakan produk pengembangan yang berupa bahan ajar termokimia..

Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian pengembangan yang menghasilkan produk akhir berupa bahan ajar termokimia. Model pengembangan bahan ajar termokimia mengadaptasi model pengembangan Dick & Carey yang terdiri dari 10 langkah penelitian. Namun karena keterbatasan waktu dan biaya, penelitian hanya dilakukan hingga tahap ke-9. Desain validasi produk pengembangan hanya sampai pada validasi isi. Validasi isi bahan ajar dilakukan oleh 1 dosen kimia dan 2 guru kimia SMA. Setelah dilakukan validasi oleh validator kemudian dilakukan uji keterbacaan oleh 15 siswa SMA Negeri 1 Malang kelas XI. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis nilai rata-rata dan prosentase.

Bahan ajar termokimia yang dikembangkan terdiri atas tiga bagian yaitu, bagian pra-pendahuluan, bagian pendahuluan dan bagian isi. Bagian isi terdiri atas empat kegiatan belajar yaitu (1) System and Surrounding, (2) Type of Standard Enthalpy Change, (3) Calorimeter, dan (4) Hess Law. Setiap kegiatan belajar dilengkapi dengan ringkasan materi, suplemen materi dan umpan balik. Pada akhir keseluruhan bahan ajar terdapat soal evaluasi, kunci jawaban, dan daftar pustaka. Dari hasil validasi bahan ajar secara keseluruhan diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,33 dan prosentase sebesar 83% dengan kriteria sangat valid/sangat baik/sangat layak sedangkan dari uji keterbacaan pengguna diperoleh nilai rata-rata 3,29 dan prosentase sebesar 83% dengan kriteria sangat valid/sangat baik/sangat layak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar termokimia sudah layak dan baik untuk divalidasi secara empiris (evaluasi sumatif) di lapangan.