SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesulitan dalam Memahami Rumus Kimia Sederhana pada Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM Tahun Ajaran 2010/2011

nely hamidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hamidah, Nely. 2011. Kesulitan dalam Memahami Rumus Kimia Sederhana pada Siswa Kelas X SMA Laboratorium UM Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi, Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S, (II) Drs. H. Mahmudi, M.Si.

 

Kata Kunci: Kesulitan memahami, Rumus kimia

Karakteristik yang terdapat pada konsep-konsep dalam ilmu kimia tergambar melalui tiga aspek yaitu makroskopik, mikroskopik, dan simbolik. Selain itu konsep-konsep dalam ilmu kimia saling berkaitan dan berjenjang. Jika siswa mengalami kesulitan dalam memahami suatu konsep maka akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep lain yang berkaitan, sehingga akan berakibat pada pemahaman siswa yang tidak utuh terhadap konsep-konsep dalam ilmu kimia. Salah satu kemampuan memahami konsep pada aspek simbolik yang penting dikuasai oleh siswa adalah kemampuan siswa dalam memahami rumus kimia. Berdasarkan hal tersebut, penelitian yang dilaksanakan pada siswa kelas X  SMA Laboratorium UM tahun ajaran 2010/2011 bertujuan untuk mengetahui persentase siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami: (1) rumus kimia unsur, (2) rumus kimia senyawa kovalen, (3) rumus kimia senyawa ionik; dan (4) untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam memahami rumus kimia unsur, senyawa kovalen, dan senyawa ionik.

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X SMA Laboratorium UM tahun ajaran 2010/2011 terdiri dari 9 kelas yang kemampuannya dapat dianggap homogen. Sampel diambil dengan teknik sampling random sederhana yaitu dengan cara undian kelas. Sampel dalam penelitian adalah kelas X-2 dan X-8. Instrumen yang digunakan adalah tes objektif berjumlah 23 soal dengan 4 alternatif  jawaban disertai alasan pemilihan jawaban yang valid dengan validitas isi sebesar 97,1% dan reliabilitas sebesar 0,80. Data penelitian dianalisis secara deskriptif, melalui penghitungan persentase siswa yang mengalami kesulitan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) 49,4% siswa mengalami kesulitan memahami rumus kimia unsur, yang terdiri dari: (a) 34,8% siswa mengalami kesulitan memahami rumus kimia unsur monoatomik; (b) 63,7% siswa mengalami kesulitan memahami rumus kimia unsur diatomik; (c) 49,9% siswa mengalami kesulitan memahami rumus kimia unsur poliatomik. (2) 62,4% siswa mengalami kesulitan memahami rumus kimia senyawa kovalen, yang terdiri dari: (a) 34,9% siswa mengalami kesulitan menuliskan rumus kimia senyawa kovalen; (b) 89,9% siswa mengalami kesulitan menentukan jenis rumus kimia senyawa kovalen. (3) 70,3% siswa mengalami kesulitan memahami rumus kimia senyawa ionik, terdiri dari: (a) 53,9% siswa mengalami kesulitan menuliskan rumus kimia senyawa ionik; (b) 86,7% siswa mengalami kesulitan menentukan jenis rumus kimia senyawa ionik. (4) Dari variabel penelitian yang ada, kesulitan paling besar yang dialami siswa terjadi pada variabel mengenai rumus kimia senyawa ionik, yaitu sebesar 70,3% dan kesulitan paling kecil yang dialami siswa terjadi pada variabel mengenai rumus kimia unsur, yaitu sebesar 49,4%. Dari subvariabel yang  ada, kesulitan paling besar yang dialami siswa terjadi pada subvariabel penentuan jenis rumus kimia senyawa kovalen, yaitu sebesar 89,9% dan kesulitan paling kecil yang dialami siswa terjadi pada subvariabel penulisan rumus kimia unsur monoatomik, yaitu sebesar 34,8%.