KARYA DOSEN Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Pada Mata Pelajaran Statika Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Blitar

Rahmat Hanafi

Abstrak


ABSTRAK

Hanafi, Rahmat. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia

Pada Mata Pelajaran Statika Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Blitar. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Mujiyono, M. Pd., (II) Dra. Sri Agrariani Judowati, M. Pd.

Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, mata pelajaran statika

Multimedia pembelajaran merupakan alat bantu untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi pelajaran dalam proses belajar mengajar di kelas. Sajian visualisasi dan audio untuk mempermudah penyampaian dalam proses belajar mengajar dapat disajikan menggunakan multimedia pembelajaran. Mata pelajaran statika dengan pokok bahasan memahami ilmu statika merupakan materi yang memerlukan penjelasan prosedural dan membutuhkan visualisasi.

Kondisi kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 1 Blitar masih banyak ditemui: (1) metode pembelajaran yang konvensional khususnya untuk pembelajaran teori, (2) kurangnya motivasi dari guru, (3) kurangya pemberian contoh-contoh riil yang ada dilapangan terkait materi statika, (4) masih belum memanfaatkan media pembelajaran secara maksimal, dimana dampak atau efek terhadap siswa cepat bosan, kurang motivasi, minat terhadap proses pembelajaran berkurang, yang akan berpengaruh juga pada hasil belajar yang rendah. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pengembangan multimedia pembelajaran statika.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kelayakan multimedia pembelajaran statika yang di kembangkan menggunakan power point. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan prosedural, yaitu model pengembangan secara deskriptif mengenai langkah-langkah yang akan di lakukan dalam mengembangkan produk awal. Tahap pengembangan multimedia ini adalah sebagai berikut (1) analisis isi, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan, (4) tahap uji coba produk, (5) tahap penilaian. Jenis data yang di gunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen pengumpulan data berupa angket uji coba produk untuk data kuantitatif dan komentar para ahli untuk data kualitatif. Validasi kualitas multimedia ini dilakukan oleh ahli isi mata pelajaran, ahli media, ahli desain media pembelajaran yang masing-masing keahlian diambil 1 ahli serta uji coba user/pengguna untuk melihat kelayakan multimedia pembelajaran.

Hasil pengembangan menunjukkan bahwa secara umum multimedia pembelajaran statika ini layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Kesimpulan validasi sebagai berikut: (1) Kelayakan isi mata pelajaran 86%, (2) Kelayakan media pembelajaran 83%, (3) Kelayakan desain media pembelajaran 100% menunjukkan bahwa multimedia ini layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar, serta uji coba user/pengguna menunjukkan penilaian terhadap multimedia 87% yang mempunyai arti bahwa multimedia pembelajaran layak digunakan untuk proses belajar mengajar.

Adapun saran untuk pengembangan multimedia ini secara lebih lanjut menambahkan beberapa video dan animasi mengenai pembuatan jembatan.