KARYA DOSEN Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Komparatif Penerapan Experiential Learning Terhadap Hasil Belajar Sistem Kelistrikan Sepeda Motor Siswa kelas XI Teknik Otomotif Sepeda Motor SMK 9 Malang

Mu'arifin .

Abstrak


ABSTRAK

 

Tingkat pengangguran yang semakin meningkat, menuntut lulusan SMK memiliki kualitas yang baik agar dapat bersaing di dunia kerja. Kualitas lulusan yang baik dapat dilihat dari hasil pembelajaran yang baik, hasil pembelajaran erat kaitannya dengan proses pembelajaran. Experiential Learning adalah model pembelajaran yang menggunakan pengalaman sebagai media belajar atau pembelajaran. Experiential Learning adalah pembelajaran dibedakan menjadi dua jenis yaitu Experiential Learning di dalam kelas dan di luar kelas. Penerapan Experiential Learning di dalam kelas berupa model pembelajaran yang disusun oleh guru dalam Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sedangkan penerapan Experiential Learning di luar kelas salah satunya adalah Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang diadakan oleh SMK Negeri 9 Malang. Penelitian ini bertujuan menguji ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model Experiential Learning di dalam kelas dan di luar kelas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan rancangan penelitian Nonequivalen Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI TOSM 1 dan TOSM 3 SMK Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 70 orang. Penelitian dilakukan dengan menguji hasil pretest dan posttest dengan menggunakan Uji t sampel tidak berpasangan (independent sample t test).

Hasil Uji t menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa dengan model Experiential Learning di dalam kelas dan diluar kelas. Hasil penelitian menunjukan nilai Asymptotic significance 2-tailed untuk uji kelas kontrol menunjukkan p value sebesar 0,937 > dari 0,05 (taraf signifikansi), sehingga dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas kontrol pada kondisi awal (pretest) dan kondisi akhir (posttest). Hasil Uji t kelas eksperimen menunjukkan hasil Asymptotic significance 2-tailed dengan p value sebesar 0,009 (p value < 0,05), sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pretest dan posttest untuk kelas eksperimen. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat 7,74 menjadi 8,13.