KARYA DOSEN Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

prototype lemari pengering pakaian bayi

Silvia - rahmanita

Abstrak


ABSTRAK

 

Kata Kunci: SHT11, LCD, ATmega8535, Driver Relay

 

Pakaian dapat diartikan sebagai penutup anggota badan termasuk tangan dan kaki. Manusia mengenakan pakaian dengan fungsi dan alasan tertentu, misalnya alasan keselamatan dan perubahan cuaca. Perubahan cuaca yang tak menentu membuat pakaian basah sulit untuk kering. Waktu yang  diperlukan untuk mengeringkan pakaian juga lama. Idealnya untuk mengeringkan pakaian di musim panas memerlukan  pakaian 6-7 jam dan pada musim hujan bisa mencapai 2 hari. Tugas Akhir Prototype Lemari Pengering Pakaian Bayi  merupakan salah satu solusinya. Pakaian bayi dipilih sebagai objek karena bentuknya kecil dan cocok untuk  prototype alat ini. Prinsip kerja dari sistem secara keseluruhan yaitu sensor SHT11 mendeteksi suhu dan kelembaban  udara didalam lemari pengering. Data dari suhu dan kelembaban dari SHT11 diproses dan dikontrol oleh  mikrokontroler ATmega8535. Mikrokontroler berfungsi untuk mengontrol input dan output. Kipas berfungsi mengatur  sirkulasi udara yang ada dalam lemari pengering. LCD berfungsi untuk menampilkan suhu dan kelembaban yang  sudah terukur. Berdasarkan hasil perancangan, pembuatan, pengujian dan pembahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Design alat meliputi rangkaian sensor SHT11, driver relay, minimum sistem ATmega8535,  catu daya, dan LCD. (2) Alat yang dihasilkan sesuai dengan design alat dan prototype lemari pengering pakaian  bekerja sesuai dengan instruksi yang diinginkan. (3) Prototype lemari pengering pakaian bayi berkondisi aktif high yang  bekerja pada kondisi normal lemari pengering yaitu suhu 250C dan kelembaban 78% dan mati pada suhu  >=400C dan kelembaban 53%.