KARYA DOSEN Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pemasangan Sudut Berbentuk Tangga terhadap Simpangan Lateral Gaya Geser Sambungan Balok Kolom Tulangan Bambu

SUHENDRI .

Abstrak


ABSTRAK

Suhendri. 2012. Pengaruh Pemasangan Perkuatan Sudut Berbentuk Tangga terhadap Simpangan Lateral Gaya Geser sambungan Balok Kolom Tulangan Bambu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Drs. Prijono Bagus Susanto, S.T., M.T., (II) Drs. Eko Suwarno, M. Pd.

 

Kata Kunci: Tulangan Bambu, Gaya Geser dan Perkuatan Sudut Berbentuk Tangga.

Bambu merupakan sumber bahan bangunan yang sering kita jumpai dan dapat diperbaharui serta hampir tersedia diseluruh wilayah Indonesia. Bambu digunakan sebagai tulangan beton pada struktur sederhana sebagai bahan pengganti/alternatif tulangan baja pada beton bertulang, sebab bambu ori mempunyai kuat tarik sebesar 417 Mpa pada bagian kulit dan 164 Mpa pada bagian dalam, menyamai kuat tarik baja tulangan yang berkisar antara 240 Mpa hingga lebih dari 400 MPa.

Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besar beban maksimum dan simpangan maksimum pada kondisi dorong kanan dan dorong kiri sambungan balok kolom tulangan bambu (2) untuk mengetahui bagaimana Gambar pola retak dan grafik hysteresis loop hubungan antara gaya geser dengan simpangan yang terjadi akibat pembebanan.

Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen. Data diperoleh dari hasil pengujian 2 buah model sambungan balok kolom bertulangan bambu adalah pembacaan beban horisontal dorong kanan dan beban horisontal dorong kiri, pembacaan besar simpangan yang terjadi akibat pemberian beban tersebut, serta beban maksimum yang mampu diterima oleh sambungan balok kolom bertulangan bambu.

Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa pengekangan dengan penambahan bentuk tangga pada bagian sisi sambungan balok kolom mampu meningkatkan beban maksimum yang dapat diterima oleh sambungan balok kolom tersebut dibandingkan dengan sambungan balok kolom bertulangan bambu kosong. dari hasil pengujian ini didapat besar beban maksimum sebesar 1058 kg saat kondisi dorong kanan dan 1242 kg dorong kiri pada benda uji 1, dan 2484 kg saat kondisi dorong kanan dan kiri pada benda uji 2. Dan untuk pola retak, terlihat sambungan balok kolom tulangan bambu mengalami retak paling serius dibandingkan dengan sambungan balok kolom bertulangan bambu berbentuk tangga.