KARYA DOSEN Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Kemampuan Literasi Informasi dengan Minat Baca Di Peprustakaan SMP Negeri 6 Malang

Darista Yusna Pratiwi

Abstrak


RINGKASAN

Darista Yusna Pratiwi. 2018.Hubungan  Kemampuan Literasi Informasi Dengan Minat Baca Peserta Didik di Perpustakaan SMP Negeri 6 Malang . Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Hj.Titik Harsiati, M.Pd (II) Setiawan S.Sos, M.IP

 

Kata Kunci : literasi informasi, minat baca, sekolah

Peserta didik di SMP Negeri 6 Malang telah melaksanakan program Gerakan Literasi Sekolah yang silaksanakan setiap hari jam ke 0 sebelum pelajaran belajar mengajar berlangsung, dengan tujuan meningkatkan kemampuan berliterasi, dengan berliterasi maka peserta didik secara otomatis akan juga mempunyai minat baca yang tinggi. Dalam kegiatan tersebut peserta didik bisa memilih semua jenis bacaan tidak hanya buku pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan literasi informasi dengan minat baca di sekolah. Pada institusi pendidikan salah satu pengembangan yang dapat dilakukan adalah dengan menumbuhkan dan meningkatkan minat baca peserta didik sejak dini, semakin meningkatnya minat baca maka peserta didik akan mampu mencari, mengevaluasi dan menggunakan informasi yang dibutuhkan secara efektif. Ditunjang dengan minat baca yang tinggi maka akan menjadi masyarakat yang literat.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui 3 hal, yaitu (1) kemampuan literasi informasi peserta didik, (2) minat baca peserta didik, (3) hubungan kemampuan literasi informasi dengan minat baca peserta didik.

Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Objek penelitian ini adalah minat baca peserta didik di SMP Negeri 6 Malang, sedangkan populasinya adalah semua peserta didik SMP negeri 6 Malang yang diambil secara acak. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode random sampling. Adapun analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik analisis korelasi product moment pearson.

Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat antara literasi informasi dengan minat baca. Kemampuan Literasi Informasi terdiri dari rata – rata 63,75 dan frekuensi hasil tergolong rendah dengan hasil 55% dari 100%. Minat Baca terdiri dari rata – rata 60,36 dan frekuensi hasil tergolong rendah dengan hasil 46% dari 100%. Dengan rincian hasil penelitian berdasarkan pedoman intepretasi koefisien korelasi terdapat hubungan yang signifikasi antara literasi informasi dengan minat baca sebesar 0,635 yang termasuk dalam kategori kuat.

Saran dan penelitian seharusnya sekolah atau pengajar serta pustakawan dapat memanfaatkan program literasi dengan baik yaitu Gerakan Literasi Sekolah, maka dapat meningkatkan minat baca sehingga menjadi masyarakat yang melek akan informasi serta dengan begitu perpustakaan akan menjadi sarana yang sangat berpengaruh di SMP Negeri 6 Malang.