KARYA DOSEN Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Nilai Moral dalam Novel Ranah 3 warna karya Ahmad Fuadi

Annisa Dzulqoidah

Abstrak


ABSTRAK

Dzulqoidah, Annisa. 2014. Nilai Moral Dalam Novel Ranah 3 Warna Karya Ahmad Fuadi. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd, (II) Musthofa Kamal, S.Pd., M.Sn

Kata kunci: karya sastra, nilai moral.

Pada masa ini, bangsa Indonesia sedang mengalami degradasi moral. Wujud dari hal tersebut dapat dilihat dengan maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja, tawuran antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, ketidakpatuhan anak kepada orang tuanya, dan lain sebagainya. Munculnya beragam peristiwa tersebut salah satunya merupakan akibat dari menurunnya moralitas yang ada pada masyarakat saat ini. Karya sastra sebagai sebuah karya kreatif yang lahir dari pemikiran dan pengalaman pengarangnya sering mencerminkan pandangannya dalam melihat sebuah kehidupan. Pengalaman tersebut ditulis sebagaimana adanya untuk dimaknai sebagai bentuk implementasi dari pengungkapan pikiran maupun perasaan yang ada pada diri manusia. Sebagai sebuah karya kreatif, karya sastra tidak hanya mengandung unsur keindahan, karya sastra sering mencerminkan nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu novel yang mengandung nilai moral adalah novel Ranah 3 Warna karya Ahmad Fuadi.  Dalam novel Ranah 3 Warna, pengarang berusaha menyajikan nilai moral sebagai salah satu nilai yang akan dipaparkan kepada pembaca. Pengarang tidak hanya ingin mengekspresikan pengalaman jiwanya saja tetapi secara implisit juga mempunyai dorongan untuk memengaruhi pembaca agar lebih memahami, menghayati, dan menyadari masalah serta ide yang diungkapkan. Selain itu, pengarang juga menyampaikan pandangan-pandangannya tentang kehidupan yang dapat memberi faedah kepada pembacanya. Oleh sebab itu, pembaca bisa mengambil pelajaran yang terdapat di dalam karya sastra tersebut dengan penuh kesadaran sehingga dapat dijadikan sebagai bahan renungan dalam kehidupan sehari-hari. Identifikasi nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Ranah 3 Warnadidasarkan pada teori etika Bertens.Teori etika yang dikemukakan oleh Bertens digunakan sebagai landasan dalam mengidentifikasi perilaku tokoh dalam cerita yang mengandung nilai-nilai moral. Penelitian ini secara rinci bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam novel Ranah 3 Warna karya Ahmad Fuadi yang meliputi, (1) nilai moral individu, (2) nilai moral sosial, dan (3) nilai moral ketuhanan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data penelitian berupa dialog dan narasi antartokoh yang mengandung nilai moral. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca berulang-ulang. Untuk menjaga keabsahan temuan, peneliti menggunakan teknik berdiskusi dengan teman sejawat dan melakukan pendalaman materi dengan cara membaca berulang-ulang. Teknik analisis data dalam penelitian ini mencakup tiga tahapan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi data. Pertama, reduksi data dilakukan dengan identifikasi, klasifikasi, dan kodifikasi data.Kedua, tahap penyajian data. Pada tahap ini, data disajikan dalam bentuk yang sudah disesuaikan dengan rumusan masalah yang akan diteliti. Terakhir, tahap verifikasi data. Verifikasi data dilakukan dengan cara mengaitkan data dengan teori yang telah dijadikan dasar penelitian atau teori utama.

    Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga simpulan terkait nilai moral dalam novel Ranah Tiga Warna karya A. Fuadi, yaitu nilai moralindividu, nilai moral sosial, dan nilai moral ketuhanan.Pertama, nilai moral individu menyangkut hubungan manusia dengan diri sendiri serta kejiwaannya. Nilai moral individu mendorong individu yang bersangkutan untuk mencapai kesejahteraan dalam kehidupan sebagai individu yang mampu memanfaatkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki tanpa melibatkan atau bahkan merugikan individu yang lainnya. Nilai moral individu dalam penelitian ini adalah 1) tanggung jawab berupa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan bekerja dengan semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil sebaik munngkin, (2) keoptimisan berupa pantang menyerah ketika menghadapi suatu masalah, dan (3) kejujuran berupa berlaku jujur apa adanya, tidak mengurangi atau menambahi informasi yang diketahui.

    Kedua, nilai moral sosial menyangkut hubungan manusia satu dengan manusia lainnya. Nilai moral sosial mengacu pada semua kegiatan yang menimbulkan kesatuan, kekuatan, kedamaian, dan kehormatan bagi masyarakat serta perbuatan yang menimbulkan pengaruh baik dan keselamatan bagi orang lain. Segala sesuatu yang dilakukan seorang manusia, tidak terlepas dari penilaian manusia lainnya. Nilai moral sosial dalam penelitian ini adalah (1) menolong sesama berupa meringankan beban teman dan meringankan beban orang lain, (2) kepedulian sosial berupa memperhatikan atau peka terhadap sesuatu yang terjadi di masyarakat, dan (3) berbakti berupa berbakti kepada orang tua.

Ketiga, nilai moral ketuhanan menyangkut hubungan manusia dengan Tuhan. Baik berupa perilaku, kepercayaan, serta semua hal yang berhubungan dengan Tuhan. Nilai moral ketuhanan dalam penelitian ini adalah (1) berdoa berupa memohon kepada Tuhan, (2) ikhlas berupa memberikan sesuatu tanpa mengharapkan imbalan, dan (3) bersyukur berupa mengucapkan terimakasih kepada Tuhan atas rezeki yang telah diberikan.

Berdasarkan nilai moral yang terkandung dalam novel Ranah 3 Warna diharapkan pembaca dapat mengambil pelajaran moral yang terkandung di dalamnya. Karya sastra yang baik hendaknya mengandung unsur-unsur pendidikan dan pembelajaran, bukan hanya unsur hiburan semata. Salah satunya mengenai nilai-nilai moral yang dapat disiratkan dalam cerita sebagai pembelajaran kepada pembaca.