KARYA DOSEN Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Kalimat Bahasa Indonesia dalam Penulisan Teks Berita Peserta Ekstrakulikuler Jurnalistik SMAN 01 Pomggok Tahun Pelajaran 2013/2014

Nanik Karlina Aprilia

Abstrak


ABSTRAK

 

Aprilia, Nanik Karlina. 2014. Penggunaan Kalimat Bahasa Indonesia dalam Penulisan Teks Berita Peserta Ekstrakulikuler Jurnalistik SMAN 01Ponggok Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sunaryo HS., S.H, M.Hum., (II) Drs. Bustanul Arifin, S.H. M.Hum

Kata Kunci: penggunaan kalimat, penulisan teks berita, berita

Teks berita merupakan hasil bahasa tulis yang berupa tulisan atau karangan. Seseorang yang ingin menyampaikan ide, pikiran, atau gagasan untuk menulis sebuah berita melalui bahasa tulis pasti berurusan dengan kelengkapan unsur bahasa tulis.Teks berita bertujuan menggambarkan suasana yang terjadi sesuai dengan berita yang disampaikan penulis kepada pembaca. Teks berita memuat laporan atau memberitakan fakta dan ide dari segala peristiwa aktual yang menarik untuk dibaca orang banyak. Teks berita ini disajikan dalam bentukidentifikasiataugambaransebuahkejadian yang memenuhinilaicepat, nyata, faktual, penting, danmenarik.Bahasa tulis yang digunakan dalam teks berita menggunakan ragam bahasa jurnalistik. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh deskripsi yang objektif tentang penggunaan kalimat dalam penulisan teks berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014 berdasarkan (1) struktur internal klausa, (2) jumlah klausa, dan (3) penggunaan kalimat tunggal berdasarkan kategori frasa yang menjadi predikat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan disusun dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah teks penulisan berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014. Instrumenpenelitianini, yaitu (1) perintahdanpetunjukmenulisberita, (2) tabelpanduankriteriaidentifikasi data, dan (3) peneliti.Teknikpengumpulan data berupates.Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Data yang terkumpul berupa kalimat yang terdapat pada teks berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014. Teknikanalisis data melalui empat tahap, yaitu (1) mengolah data, (2) mereduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan tiga triangulasi, yaitu (1) triangulasi teori, (2) triangulasi ahli, dan (3) triangulasi perpanjangan telaah teks.

Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama Penggunaan kalimat tunggal berdasarkan struktur internal klausa dalam penulisan teks berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas kalimat lengkap dan kalimat tidak lengkap. Penggunaan kalimat lengkap lebih banyak daripada penggunaan kalimat tidak lengkap. Kedua, penggunaan kalimat berdasarkan jumlah klausa dalam penulisan teks berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas kalimat tunggal dan kalimat luas. Penggunaan kalimat luas lebih banyak dibandingkan dengan kalimat tunggal sehingga struktur kalimatnya menjadi rumit atau kompleks. Pada penggunaan kalimat tunggal dan luas juga ditemukan kalimat tidak berterima. Ditemukan adanya penggunaan pelesapan atau elipsis. Pelesapan tersebut dimaksudkan untuk menghilangkan kemubaziran (redundansi).Ketiga, penggunaan kalimat tunggal berdasarkan kategori frasa yang menjadi predikat dalam penulisan teks berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas kalimat nominal, kalimat verbal, kalimat adjektival, kalimat numeral, dan kalimat preposisional. Jumlah kalimat verbal lebih banyak dari pada penggunaan kalimat nominal, kalimat adjektival, kalimat numeral, dan kalimat preposisional.

Saran dalam penelitian ini ditujukan kepada pihak-pihak yang berkenan dengan pembelajaran bahasa Indonesia, terutama pembelajaran kaidah bahasa Indonesia.Pertama, bagi peneliti bahasa Indonesia disarankan melakukan penelitian serupa yang lebih mendalam terkait dengan masalah kebahasaan, khususnya bidang sintaksis. Misalnya, penelitian tentang pemakaian konjungsi bahasa Indonesia.Kedua, bagi guru bidang studi bahasa Indonesia disarankan memanfaatkan penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan sumber belajar, khususnya yang berkaitan dengan menulis berita. Demikian juga, bagi pembina ekstrakulikuler jurnalistik, penelitian ini juga bisa dijadikan evaluasi pada penulisan teks berita. Hal ini karena dalam penulisan teks berita peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMAN 01 Ponggok tahun pelajaran 2013/2014 ditemukan kalimat yang tidak lengkap dan tidak berterima. Oleh karena itu, perlu diperbanyak kegiatan latihan menulis teks berita dan hendaknya lebih diteliti struktur kalimat yang digunakan peserta ekstrakulikuler jurnalistik. Dengan demikian, pembina ekstrakulikuler jurnalistik bisa langsung memberikan masukan, saran, dan penguatan materi, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan kalimat. Ketiga, bagi siswa penelitian ini bisa dijadikan bahan evaluasi penggunaan kalimat yang ditulis dalam teks berita. Siswa harus banyak belajar tentang bagaimana menulis teks berita dengan menggunakan kalimat yang baik dan benar sesuai dengan kaidah penulisan teks berita.