KARYA DOSEN Fakultas Sastra UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN STANDAR PROSES PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 13 MALANG TAHUN AJARAN 2012/2013

Lailatul Rahmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmah, L. 2012. Penerapan Standar Proses Pendidikan dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 13 Malang Tahun Ajaran 2012/2013. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Fakultas Sasta Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Roekhan, M. Pd, pembimbing (II) Prof. Dr. Djoko Saryono, M. Pd.

 

Kata Kunci: standar proses pendidikan, pembelajaran menulis puisi, menulis puisi

Penerapan standar proses pendidikan merupakan kebijakan yang sangat penting dan strategis untuk pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. Melalui standar proses pendidikan setiap guru dan pengelola sekolah dapat menentukan bagaimana seharusnya proses pembelajaran berlangsung. Proses pembelajaran merupakan suatu sistem. Dengan demikian, pencapaian standar proses untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat dimulai dari menganalisis setiap komponen yang dapat membentuk dan mempengaruhi proses pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran berdasarkan standar proses pendidikan, guru berperan secara optimal, begitu juga dengan siswa. Oleh karena itu, proses pembelajaran yang dilakukan siswa tidak mungkin terjadi tanpa perlakuan guru, karena guru memiliki tugas utama sebagai (1) perencana pembelajaran, (2) pelaksana pembelajaran, dan (3) penilai pembelajaran. Pembelajaran ini  berkaitan dengan kompetensi dasar, yaitu menulis puisi bebas, karena kompetensi dasar ini diajarkan di kelas VIII SMP. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran menulis puisi di kelas VIII. Untuk itu diadakan penelitian berjudul Penerapan Standar Proses Pendidikan dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 13 Malang tahun ajaran 2012/2013.

 

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran menulis puisi berdasarkan penerapan standar proses pendidikan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Malang, (2) pelaksanaan pembelajaran menulis puisi berdasarkan penerapan standar proses pendidikan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Malang, dan (3) penilaian pembelajaran menulis puisi berdasarkan penerapan standar proses pendidikan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Malang. Penelitian ini digolongkan menjadi penelitian kualitatif. Jenis penelitian kualitatif  dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif  eksplanatori, yaitu peneliti berusaha untuk menggambarkan dan menjelaskan bagaimana penerapan standar proses dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII. Data dalam penelitian ini meliputi (1) data perencanaan, (2) data pelaksanaan, dan (3) data penilaian pembelajaran menulis puisi. Sumber data berupa (1) dokumen atau arsip meliputi silabus dan RPP, perangkat penilaian, foto, dan video rekaman, (2) responden berkaitan dengan pembelajaran menulis puisi yaitu guru, dan  (3) peristiwa, yaitu berlangsung KBM yang dilaksanakan oleh guru dan siswa mulai dari ujaran serta tindakan guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran dan penilaian.

 

Hasil penelitian untuk rumusan masalah perencanaan pembelajaran menulis puisi bebas, yaitu silabus dan RPP yang digunakan guru sudah sesuai dengan kriteria perencanaan yang ada dalam standar proses pendidikan. Hasil penelitian berkaitan untuk rumusan masalah pelaksanaan pembelajaran menulis puisi bebas secara keseluruhan sudah sesuai dengan silabus dan RPP yang digunakan. Guru bahasa Indonesia kelas VIII D melakukan tiga tahapan kegiatan dalam pelaksanaan pembelajaran menulis puisi bebas, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan silabus dan RPP, namun tujuan pembelajaran menulis puisi bebas di kelas VIII D sudah tercapai dengan baik. Hasil penelitian untuk rumusan masalah penilaian pembelajaran menulis puisi bebas mutlak dilakukan untuk mengukur kompetensi keberhasilan siswa dalam pembelajaran. Jenis penilaian meliputi penilaian hasil dan proses, dengan alat penilaian berupa tes dan nontes.

.

Berdasarkan hasil penelitian ini,peneliti memberikan saran sebagai berikut. Pertama, kepala sekolah diharapkan lebih bisa mengukur keberhasilan program pendidikan yang dipimpinnya, diharapakan lebih mengontrol apakah kegiatan-kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan berpijak pada pada proses yang telah ditentukan. Kepala sekolah diharapkan dapat mengusahakan ketersediaan sarana dan prasana yang dibutuhkan untuk keberhasilan proses pembelajaran, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kedua, guru Bahasa Indonesia kelas VIII D diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran dengan dengan sungguh-sungguh melalui perencanaan yang matang dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada dan lebih memperhatikan kondisi siswa. Sebaiknya guru dapat menciptakan kondisi belajar yang optimal, dan guru dapat mengorganisasikan waktu dengan baik agar tujuan pembelajaran tercipta secara optimal. Ketiga, bagi peneliti lain diharapkan dapat melakukan penelitian sejenis di sekolah yang berbeda, agar dapat mengetahui bagaimana hasil penelitian di sekolah lain dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.